http://www.policeline.co/

https://www.youtube.com/watch?v=DZIrFpWoaGs&index=2&list=LL8EqvtAP_0jsMbPwJr27RTA

MADURA EXPOSE– Maraknya peredaran miras di Kabupaten Sumenep mendapat sorotan dari banyak kalangan, salah satunya dari kalangan aktivis yang tergabung dalam SMPRODEO ( Sarikat Mahasiswa Pro Demokrasi ).

Aktivis ini malah mendatangi Mapolres Sumenep dengan melakukan aksi unjuk rasa, mendesak aparat segera menindak tegas peredaran miras, terutama dikalangan remaja.

” Faktanya membuktikan bahwa genersi muda saat ini cenderung mengkhawatirkan perilakunya bagi kelanjutan masa depan bangsa ini.

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kasus yang terjadi pada generasi muda antara lain dari kasus tertangkapnya pemuda sampai mengakibatkan hilangnya nyawa pemuda akibat OPLOSAN,” demikian Imam Rafiki,Korlap aksi dalam keterangannya yang diterima Redaksi Madura Expose, Kamis 13 September 2018.

SMPRODEO juga memyampaikan sejumlah tuntutan diantaranya, meminta pihak Polres agar
menguusut tuntas kasus oplosan yang terjadi di kabupaten Sumenep.

“Polisi jangan sampai masuk angin,”tandasnya.

Sementara Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen yang diwakili Kabag Ren Polres, Kompol Endri Prasetyo Oetoro yang menemui massa aksi penunjuk rasa merespon positif tuntutan mahasiswa pengunjuk rasa.

Menurutnya, selama ini pihak Polres maupun Polsek tidak pernah memberikan toleransi sedikit pun kepada para penjual miras di Kabupaten Sumenep ini.

“Hampir tiap minggu kami lakukan penindakan miras. Jadi, kami tidak tinggal diam,” paparnya didepan awak media.

(fer)


loading...