Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Madura Expose–Buntut kasus penggorengan tangan Toni, siswa SMA oleh beberapa orang pelaku yang sampai saat ini belum tersentuh pihak penyidik Polres Sumenep membuat Ach. Supyadi kuasa hukum korban berang .

Bahkan melalui akun twitternya @advsupyadi yang diteruskan dari akun facebook pribadinya ,Supyadi mengancam untuk menggugat pihak Polres.

Gugatan itu akan dilakukan apabila penyidik lalai dan tidak melakukan penangkapan terhadap dalang (otak), dukun dan pihak yang terlibat lainnya hingga membuat tangan kanan korban cacat.

Berikut lima tuntutan dan apresiasi Supyadi yang ditujukan kepada pihak Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur:

1. Polres Sumenep terus bilang buru pelaku penganiaya Toni, jk pelaku
tdk ada, apa polres tetap berkutat buru pelaku

2. Polres Sumenep selain buru pelaku, POLRES harus jg menangkap dalang
& dukun yg jadi sebab digorengnya tangan Toni

3. Polres Sumenep tdk dibenarkan biarkan Pelaku, Dalang & Dukun pd
kasus digorengnya tangan Toni. Jadi cepat tangkap

4. Jika Polres Sumenep pd kasus Toni ini cepat menangkap pelaku,
dalang & dukun, maka itu benar dan kami apresiasi

5. Jika Polres Sumenep lalai tdk menangkap Pelaku, Dalang & Dukun dlm
kasus Toni, kami kecewa dan akan gugat polres
Maduraexpose.com