Kontra’SM Cium Aroma Kongkalikong Iklan di Humas DPRD Sumenep

0
753
Sejumlah wartawan DPRD Sumenep tengah mengkaji polemik dengan Bagian Humas/Dok.MaduraExpose.com
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM—Direktur Komisi Perlindungan Hukum dan Pembelaan Rakyat Sumenep (Kontra’SM) menduga adanya aroma kongkalikong bagian Humas DPRD Sumenep terkait pendistribusian iklan terhadap media di Sumenep.

Hal itu diungkap Zamrud Khan, usai mendampingi Ketua Tim Kuasa Hukum Habib Rizieq (HRS) di Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Pria yang dikenal pakar hokum, sekaligus mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Sumenep itu menengarai, adanya diskriminasi anggaran terhadap media tertentu.

“Ironisnya lagi, kami mengkaji adanya aroma ketidak beresan di tubuh Humas DPRD Sumenep dalam mengemban amanah berupa dana publikasi yang diduga kuat dijalankan secara tidak professional. Buktinya, ada beberapa media tertentu, yang memiliki trafik pengunjung yang sangat tinggi, justru tidak dapat iklan sama sekali,” ungkapnya.

Pihaknya menyarankan pihak Sekwan DPRD Sumenep agar segera turun tangan, begitu juga dengan Komisi I DPRD untuk membuka secara transparan, memperjelas keuangan dibagian Humas agar tidak disalah gunakan.

“Dengan kata lain, ketika uang diberikan kepada media yang memiliki trafik pengunjung rendah, maka secara logika ini sangat tidak etis dan Humasnya perlu dipanggil untuk dikonfrontir dengan semua pihak,”, pungkasnya.
Selain persoalan kurang tepatnya pembagian jatah iklan atau advertorial kepada media tertentu, beberapa hal yang perlu dievaluasi oleh pihak Sekwan terhadap bawahannya dibagian Humas, yakni system pembayaran yang diakui beberapa wartawan sering lamban.

“Bahkan ada keluhan juga, satu iklan baru dibayar setelah satu hingga tiga bulan berikutnya. Ini sudah tidak benar, karena dapat mengganggu operasional media tertentu. Intinya kami berharap transparansi keuangan di Humas DPRD segera dilakukan. Kalau perlu lakukan perombakan secara total,” pungkasnya.

Sebelumnya Abdul Halim, Kabag Humas DPRD Sumenep, beberapa kali dimintai tanggapan terkait jatah iklan yang diduga tidak transparan tersebut, terkesan mengalihkan persoalan. Namun melalui SMS yang diterima MaduraExpose.com, pihaknya mengaku siap membenahi sengkarut tata iklan maupun advertorial diinternalnya.

[fat/fer]