Pengarahan Dr. H. Gatot Sudjito DPP Partai Golkar yang juga Caleg DPR RI untuk Dapil 7 Mataraman (Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan dan Ngawi).

Kompaknya 2 Tokoh PG Jatim :
" Sentuh Hati Wong Mataraman, Agar Diamanahi 2-3 Kursi Setiap Dapil."

Surabaya,MaduraExpose--
Dua tokoh PG (Partai Golkar) Jatim ini kompak menggenjot laju kampanye di jalur lintas selatan yang dimulai dari Pacitan yang kini dikenal ladangnya mantan Presiden SBY dalam Pemilu.

Gatot Soedjito dan Sahat Tua Simanjuntak adalah 2 Tokoh PG Jatim yang percaya diri dan bahu membahu dalam menyentuh hati Rakyat dan Wong Mataraman itu, apalagi Gatot Soedjito yang populer sebagai anggota DPR RI ini telah berulang kali beri sentuhan kesejahteraan sosial secara nyata pada setiap reses (serap aspirasi Penduduk Mataraman) itu selalu membuat makna yang nyata, dan terakhir telah membedah (perbaiki total) rumah - rumah warga Pacitan agar layak huni ini hampir mencapai angka 350 buah rumah.

" Kami dari Partai Golkar dengan para Tokoh dan Warga Mataraman yang dari ujung kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan sampai kabupaten Ngawi ini sesungguhnya sudah menjadi sanak kadang, artinya loro loponya Wong Mataraman ya loro loponya kami di Golkar," tandas Gatot Soedjito yang juga Pengurus DPP Partai Golkar bidang Pemenangan Pemilu I Jatim.

Gatot Soedjito termasuk salah satu Pejoang Nasib Warga Mataraman itu sudah membuktikan amanahnya dengan duduk di kursi DPR RI, kini ia maju kembali di Dapil 7 tersebut agar makin konkrit andilnya dalam ikut perbaiki nasib sekaligus memajukan warga Mataraman yang diharapkan lebih baik betul bagi seluruh warga di dapil 7 itu, khususnya.

Begitu pula dengan sosok Sahat Tua Simanjuntak sang Sekretaris PG Jatim ini pun berharap seluruh warga Mataraman memberinya amanah untuk duduk di DPRD Jatim kembali.

Sahat Tua Simanjuntak Sekretaris PG Jatim, saat beri sambutan di Dapilnya Mataraman, ia Caleg DPRD Jatim, nomor urut 1 dari Partai Golkar.

Sahat memang orang keturunan dari keluarga Batak tapi ia lahir di Surabaya dan santun terhadap para orang tua maupun kaum pini sepuh dari kalangan Jawa sehingga ia kerap pula disebut Wong Batak rasa Jawa, lantaran kolega dan persaudaraan
nya dengan kaum Jawa maupun tokoh-tokoh Jawa itu sangat dekat dan kental gaulnya, termasuk dalam memahami filosofis maupun kultur Jawa pada umumnya.

"Pak Sahat ini meski dari keluarga Batak tapi soal Wayang Kulit dan nilai filosofisnya paham betul," ungkap Heri Sugihono Pimpinan Komisi E di DPRD Jatim ini.

Termasuk, masih kata Heri yang juga anggota FPG DPRD Jatim, soal gagasan Gelar Wayang Purwo yang disajikan di halaman Gedung Kamulyan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jatim di Jalan Indrapura Surabaya ini oleh Sahat diharapkan 'Pintu Auranya Gedung DPRD Jatim itu terbuka lebih lebar lagi buat Para Calegnya PG Jatim.
"Sehingga FPG di DPRD Jatim dalam memperjoang kan nasib Rakyat Jatim dan khususnya di Mataraman dapil 9 untuk DPRD Jatimnya itu diamanahi 2-3 kursi wakilnya. Amin," tandas Heri yang juga Ketua Penggemar Burung Indonesia ini pada kesempatan lain.

Memang Sahat Tua Simanjuntak ini sudah duduk 2 kali dari Dapil I Surabaya dan Sidoarjo, kini ia berharap besar atas kepercayaan warga Mataraman tersebut dengan Nomor urut 1 di daftar Calegnya Partai Golkar dapil Mataraman itu.

" Saya sebagai warga Jatim ini ingin membuat makna hidup lebih berarti dan gemilang dalam ikut mengentas nasib Warga Mataraman agar nilai kemakmurannya lebih merata dan pendidikannya pun mayoritas tinggi," lontar Sahat yang seakan tak berjanji tapi langsung memperjoangkan konkrit, dengan minimal ikut memperkuat ploting anggaran pembangunan melalui APBD Jatim 2019 bagi pesatnya faktor-faktor Kesejahteraan umum, Kesehatan dan Pendidikan Penduduk Mataraman.

Satu contoh faktual, yang pernah dibuka ke publik oleh Bupati Trenggaleknya sendiri yang kini Wagub Jatim terpilih, Emil Dardak yang dijagokan PG Jatiim ini, bahwa kemiskinan dan rendahnya kualitas pendidikan di kabupaten Trenggalek cukup masif.
Tentunya untuk mengatasi secara simultan diperlukan banyak pihak yang tulus dan serius betul, seperti kadernya Partai Golkar di mana-mana.

"Sungguh saya ikut prihatin," celetuknya tulus, ia pun lawyer yang cukup kondang lantaran sikapnya yang faktual dalam ikut menegakkan citra hukum di Indonesia.

Untuk itu, Sahat berharap semangat nyata itu dalam bentuk gayung bersambut dari Warga Mataraman dengan beri amanah kepada Para Caleg PG di bulan April 2019 dengan pasti mencoblosnya nanti.
Hal itu akan menambah lebih banyak lagi suara dari "Para Dulur Mataraman", ungkap Sahat serius.

Kompaknya Dua Tokoh PG Jatim, tampak di foto dari kiri Sahat Tua Simanjuntak dan Gatot Sudjito saat beri arahan di Dapil Mataraman.

Harapan itu, tambah alumnus Ubaya ini, untuk Golkar sehingga ada titik temu kekompakan dan penguatan bersama, antara Caleg PG dengan warga Mataraman ini penting sekali, dalam memperbaiki nasib Rakyat Mataraman di tahun-tahun berjalannya masa pengabdian kami lewat Partai Golkar yang bergambar pohon Beringin dengan nomor urut partai 4 ini, "yang bahasa Jawanya, disebut angka Papat utawi Sekawan," pungkasnya (M.E.@@)