Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPSOE– Beberapa waktu lalu, Bupati Sumenep A.Busyro Karim memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan operasi Kista Gratis yang digelar oleh Tim Dokter di RSUD dr. H. Moh. Anwar.

Jenis kista yang dilakukan yakni Ovarium seberat 10 Kg dari kandungan seorang pasien asal desa Guwa – guwa Kecamatan (Pulau) Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tepatnya pada hari Kamis, tanggal 28 Juli 2016 lalu.

Suksesi ini diakui pihak managment pihak rumah sakit sebagi kebanggaan tersendiri bagi kalangan Tim Dokter RSUD dr. H. Moh. Anwar yang dikomandani oleh dr.Fitril Akbar selaku Direktur Utama. Bahkan, program ini mendapat sambutan hangat dari Bupati Busyro Karim yang langsung memberikan bantuan kepada pasien kista asal kepulauan tersebut.

Pasien tersebut, merupakan warga kepulauan yang sudah lanjut usia dan memiliki tujuh orang putra. Pada awalnya, pasien itu merahasiakan penyakitnya dengan alasan sudah lanjut usia.

“Usianya sudah renta, sementara perutnya makin lama makin membesar. Orang menyangka nenek itu tengah mengandung. Namun setelah di diagnosa leh tim media, yang bersangkutan menderita penyakit kista,” terang dr.Fitril Akbar, Direktur RSUD Dr.H.Moh.Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pihak rumah sakit, lanjut Fitril, sengaja melibatkan beberapa Dokter ahli seperti Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan, Dokter Spesialis Bedah dan Dokter Spesialis Anastesi, dipimpin oleh Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan yaitu dr. Wongso Suhendro,Sp.OG.

Keberhasilan tim medis RSUD Dr.H.Moh. Anwar dalam mengangkat tumor pasien miskin tersebut juga dibenarkan oleh dokter Wongso Suhendro, Spesialis Kebidanan dan Kandungan. Menurutnya, pihak rumah sakit telah berhasil mengatasi penyakit tersebut tanpa harus dirujuk ke rumah sakit Surabaya.

“Penyakit tumor pasien itu sudah sekitar 10 bulan. Alhamdulillah, tanpa harus dirujuk ke Surabaya, Kami berhasil tangani operasinya dengan lancar,” ujarnya.

Ist. Tim medis saat mengangkat kista dari perut pasien [Istimewa]
Ist. Tim medis saat mengangkat kista dari perut pasien [Istimewa]

Pihaknya menambahkan, lama tumor yang bersarang diperut warga kepulauan itu diketahui sekitar 10 bulan, setelah pasien dibawa ke RSUD Sumenep. Setelah dilakukan diagnosa oleh Tim medis, pihaknya melakukan pemeriksaan dan ternyata ditemukan tumor seberat 11 kg pada saluran indung telur.

Wongso menambahkan, penyakit Kista Ovarium penyebab kanker ditubuh pasien itu diduga karena akibat pola hidup yang kurang ditunjang faktor nutrisi. Kesehatan dari organ reproduksi yang kurang diperhatikan.

“Awalnya pasien tidak menyadari ada benjolan yang tumbuh dalam tubuhnya. Termasuk ketika pasien tidak haid, itu dikirain mendekati menopause. Ternyata itu tumor”, pungkasnya. [Nad/Fer]