Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE–Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi di kantor DPRD setempat, Selasa (18/9/2018).

“Kami kecewa dengan kinerja Jokowi-JK yang tidak menepati janji-janjinya seperti saat kampanye 2014,” teriak korlap aksi, Ahmad Habibi.

Kondisi bangsa yang dinilainya semakin memburuk, yakni pekerja asing yang marak di Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dolar, pembatasan pengeras suara di masjid dan musala serta penegakan hukum.

Para aktivis tersebut mendesak anggota DPRD Pamekasan untuk menyampaikan aspirasinya kepada Presiden Joko Widodo.

“Kami minta para wakil rakyat mengirim surat langsung dan satu suara dengan kami,” desaknya.

Setidaknya ada empat poin tuntutan tersebut yang harus sampai kepada Presiden Jokowi. “Itu adalah tuntutan yang harus disampaikan kepada Bapak Presiden,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komis 1 DPRD Kabupaten Pamekasan, Ismail, berjanji akan menyampaikan permintaan para mahasiswa itu.

Pihaknya mengaku, aspirasi yang disampaikan mahasiswa sudah sejalan dengan kegelisahan rakyat selama ini.

“Hari ini juga, surat akan kami kirimkan kepada Mendagri agar apa yang menjadi tuntutan rekan-rekan bisa dipenuhi oleh Presiden kita,” pungkasnya.

Selama aski berlangsung, aparat kepolisian setempat melakukan pengawalan. (Has/Des/PmC)