Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MaduraExpose.com, Sumenep,- Persoalan terkait bantuan Offset Digital Senilai Rp 225 oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur sampai detik ini belum jelas keberadaan.

Bahkan ketika awak media yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Madura (AJM) melakukan investigasi mendalam terkait persoalan tersebut kepada pucuk pimpinan Disperindag, Syaiful Bahri terkesan cuci tangan dengan melemparkan persoalan tersebut kepada Kabidnya.

“Untuk persoalan itu silahkan diurus kebidangnya, biar lebih detail, ” kata Syaiful Bahri Kadis Perindag kepada awak media. Selasa (2/10) kemaren.

Diberitakan sebelumnya, Bantuan hibah mesin percetakan berupa mesin Offset Digital dengan pagu anggaran dari APBD 2018 senilai Rp. 225 juta sampai saat ini belum terpublikasi keranah publik. Karena diduga ada indikasi fiktif yang dilakukan oleh Disprindag.

Hal itu terbukti ketika tim Aliansi Jurnalis Madura (AJM) melakukan konfirmasi ke Dinas terkait tentang realisasi program tersebut, pihak Disprindag diduga tidak transparan karena enggan menyebutkan nama atau kelompok penerima bantuan hibah mesin offset digital tersebut.

Kepala Bidang Pemberdayaan Industri dan Perdagangan, Mohammad Halil Rosihan, membenarkan adanya bantuan tersebut, akan tetapi Halil tampak bingung dan langsung memanggil stafnya. Namun sayang nama penerima malah sengaja disembunyikan dan memilih bungkam dengan dalih masih baru menjabat dibidang tersebut.

“Saya masih baru disini ya, saya panggil staff dulu ya,” kata halil sambil berusaha mengalihkan perhatian. Senin (18/9)

Tidak lama kemudian Staf yang dipanggil oleh Halil datang dengan muka memerah dan tampak bingung karena didatangi awak media. Namun ahirnya, Suci staff kabid melalui Staff Bidang Perindustrian mengatakan bantuan tersebut benar sudah terealisasikan.

“Offset Digital Sudah di terima oleh penerimanya mas,” demikian Suci staf cantik Mohammad Halil Rosihan Kabid Pemberdayaan Industri dan Perdagangan Disperindag Sumenep.

Lebih lanjut Suci menjelaskan sambil membaca dokumen yang dipegangnya, menambahkan bahwa penerimaan bantuan hibah itu ada di daerah Pengarangan Kecamatan kota Sumenep. Sementara pagu anggaran Offset Digital bernilai ratusan juta. Namun waktu dan tanggal menyalurannya juga tidak disebutkan dengan detiel.

“Bantuan sudah diserahkan ke penerima sekitar bulan Agustus Mas. Besaran pagu anggaran sebesar Rp. 225 Juta”, pungkas Suci sambil melirik ke arah Mohammad Halil Rosihan. (sap/m@n/ajm).