Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM, PAMEKASAN- Kasus penyelewengan Raskin yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desa Candi burung Ahmad Fauzan, yang sekarang masih dalam penanganan Polres Pamekasan, yang diduga menghanguskan anggaran negara dengan kerugian 106 Juta Rupiah,akan membawa Ahmad Fauzan di bui.

Namun viralnya pemberitaan terkait kasus tersebut dan di panggilnya Ahmad Fauzan sekitar pukul 00.00 Wib oleh anggota Polres Pamekasan, Kuasa hukum kades Candi Burung Alfian angkat bicara.

Informasi yang dihimpun oleh maduraexpose.com saat mewawancarai kuasa hukum Ahmad Fauzan menyatakan,bahwa itu bukan penangkapan karna tidak ada surat pemanggilan sebelumnya, dan pihaknya akan melaporkan Debusi selaku BPD Candi burung terkait UU ITE yang tertera di akun Facebooknya yakni pencemaran nama baik, serta penggelapan sepeda motor yang dilakukan oleh mantan Mertua kepala desa candi burung Proppo Pamekasan.

”  Informasinya mantan kepala desa atau mertuanya akan menjadi tersangka atas dugaan penggelapan sepeda motor yang masuk pada pasal 480 yaitu penadah dan penggelapan, yang mana sepeda motor tersebut adalah operasional desa, yang diduga digadaikan kepada orang lain yang bukan haknya”. Tegas Alfian

” Dan Debusi atau BPD yang sudah di pecat kemarin dilaporkan terkait UU ITE yang sudah masuk pada Unit 1, atas laporan pencemaran nama baik seperti yang tertera di akun Facebooknya”. Tambahnya

” Jadi saya berharap kepada Kapolres Pamekasan,bagaimana bukan cuma masalah kepala desa saja yang ditegakkan,permasalahan lain juga ditegakkan”,tutup Alfian saat kirim Voice di akun WAnya.

Reporter :Luthfiadi.
Redaktur: Ferry Arbania

HotNews:  Ketua Soksi Jatim : Eksistensi Ketum PG Airlangga Hartarto Dua Periode Makin Mantul