MADURAEXPOSE.COM– Kepala Desa (Kades) Banuaju Barat, Suninto tetap bersikeras menolak pemerataan beras sejahtera atau rastra alias raskin karena dinilai tidak sesuai dengan petunjuk dan teknis yang ada.

“Saya tetap tidak akan mau untuk menyalurkan raskin (rastra) dengan sistem pemerataan karena tidak sesuai dengan DPM yang ada,” ungkap Suninto, Kepala Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu 13 Agustus 2017.

Sikap tegas Kades Suninto ini diakuinya penuh dengan tantangan, karena ada segelintir pihak yang memprotes kebijakan yang menolak pemerataan rastra tersebut.

Bahkan pihaknya sempat diancam beberapa warganya untuk tidak dipilih lagi, jika pembagian raskin tidak dilakukan secara pemerataan.

“Malah ada yang mengancam tidak akan memilih saya lagi.

Kades yang dilantik tahun 2013 ini berharap agar masyarakat bisa memahami kebijakan tidak memberlakukan pemerataan karena dirinya tidak ingin bertentangan dengan juknis yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Tolong masalah pembagian rastra ini dipahami oleh masyarakat dengan kepala dingin. jadi tidak ada maksud untuk mengecewakan siapapun.ini aturan bukan keinginan saya”, pungkasnya. (Ferry)


loading...