Ilustrasi Partai Golkar/Istimewa.
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM—Tamat sudah karir politik Moh.Syamsul Arifin dalam jabatannya sebagai ketua DPC Partai Golkar Pamekasan. Pasalnya, berdasarkan surat keputusan DPD Golkar Jawa Timur dengan Nomor Kep.9/DPD I/PG/III/2017 tertanggal 17 Maret 2017,dengan mengacu kepada hasil keputusan DPP Golkar yang merespon kisruh internal partai di Kota Gerbang Salam yang sudah lama berbuntut panjang.

Pemberhentian Ketua DPC Golkar itu dibeberkan oleh salah satu anggota dewan dari Fraksi Golkar di DPRD Pamekasan Madura, Jawa Timur. Pencopotan Moh. Syamsul Arifin ditengarai kuat berkaitan dengan dugaan pelanggaran yang dilkaukan saat pencalonan dirinya dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar yang digelar pada tanggal 23 Oktober 2016 lalu.

Menurut sumber terpercaya di internal Golkar Pamekasan, Syamsul diduga kuat melakukan kesalahan fatal dengan melakukan pemalsuan salah satu persyaratan adminitrasi untuk maju menjadi Ketua DPC Golkar Pamekasan.

Sumber diinternal Golkar itu juga menyebutkan, bahwa surat pemberhentian terhadap Syamsul Arifin itu ditandatangani langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Nyono Suharli Wihandoko beserta sekretaris Gesang Budiarso.

Posisi Golkar digantikan sementara dengan mengangkat Zainal Arifin sebagai pelaksana tugas hingga musyawarah daerah luar biasa digelar.

Moh. Syamsul Arifin menjabat Ketua DPC Golkar Pamekasan dengan mengantongi dukungan sebanyak 12 suara, mengalahkan kandidat kuatnya Rize Ikhwan Muttaqin yang hanya memperoleh dukungan 6 suara. Pemilihan ketua saat itu dilakukan melalui musyawarah daerah pada tanggal 23 Oktober 2016 yang dilaksanakan di Hotel Putri, Jalan Trunojoyo Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

[dez/dbs/pmc/fer]