Sumenep (Maduraexpoe.com)– Seorang pria yang diketaui bernama Ainur Rofiq asal Balean Barat 39 Kelurahan Lowok Kecamatan Lowok Waru Kodya Malang dilaporkan ke Polres Sumenep oleh Dya Ayu Ratri anak dari Siti Nurbaya, istri siri terlapor yang tinggal di Jl KH Mansur No.7E RT.006 RW.001 Desa Pangarangan Kec Kota Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

23 Agustus 2020 sekira pukul 00.10 wib terpaksa melaporkan Ainur Rofiq dengan tuduhan tindak pidana penganiayaan yang didahului dengan perencanaan yang menyebabkan luka berat, sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (1),(2) subs 353 ayat (1),(2) subs 355 ayat (1) KUH Pidana

“Kejadian bermula pada hari Sabtu, 22 Agusrus 2020 sekira pukul 20.00 wib datang kerumah pelapor yang mana adalah suami siri dari ibu pelapor yang bernama Ainur Rofiq,”terang AKP Widiarti, Kasubah Humas Polres Sumenep dalam rilis yang diterima Maduraexpose.com, Senin 24 Agustus 2020.

Dikisahkan Widiarti, saat dirumah korban, terlapor menanyakan keberadaan ibu pelapor yang bernama Siti Nurbaya. Beberpa saat kemudian Ibu pelapor menghampiri suami sirrihnya di ruang dapur bagian belakang. Pelapor juga mengikuti namun tidak masuk kedapur, mengetahui bahwa Ainur Rofiq dan Siti Nurbaya mengobrol kemudian pelapor dipanggil oleh Ainur Rofiq untuk membeli rokok.

Pelapor mengetahui bahwa terdapat gelas plastik warna ungu dan pink yg berisi bensin, 2 botol bensin berada di meja makan. Selanjutnya pelapor membeli rokok yang disuruh Ainur Rofiq dan menyerahkannya.

“Kemudian pelapor keluar dari dapur dan tak lama kemudian pelapor mengetahui ada yang terbakar di dapur dan mendengar teriakan dari ibu pelapor dan mendapati ibu pelapor dalam keadaan terbakar,” ujarnya panjang lebar.

Melihat Ibunya berteriak-teriak seperti kepanasan, Pelapor seger bergegas menghampiri ibunya sambil membantu menyiram air ke ibu pelapor agar padam.
“Kemudian Pelapor membawa ibunya ke RSUD Moh Anwar untuk mendapatkan perawatan medis,” pungkas Widiarti.

Editor: Ferry Arbania