MH.Said Abdullah, Anggota DPR RI Dapil XI Madura saat menghadiri deklarasi pasangan calon Pilkada Sumenep. [Foto:Ferry Arbania/Maduraexpose.com]

Sumenep, Maduraexpose.com- Kisruh soal pemberian uang kepada sejumlah Kepala Desa (Kades) oleh Said Abdullah, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil XI Madura mengundang reaksi dan multi tafsir dikalangan masyarakat Sumenep yang tak lama lagi akan menghadapi Pilkada 9 Desember 2015.

Terkait pemberian uang tersebut, Said Abdullah sedikitpun tidak membantah pernyataan yang disampaikan Edi Junaidi, Aktivis LSM asal Pulau Gili Genting, Sumenep kemarin. Menurut Mantan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur ini, pemberian uang itu diberikan saat dirinya menggelar reses dikepulauan Gili Raja, Kecamatan Gili Genting.

“Memang benar, ketika reses, sekitar Maret untuk bantu kebutuhan desa di Gili Raja, bukan Gili Genting, termasuk membangun masjid”, ujar Said Abdullah, Anggota DPR RI dari Frasksi PDI Perjuangan melalu pesan singkat yang dikirim kepada Maduraexpose.com, Sabtu Sore (7/11/2015).

Sebelumnya, Edi Junaidi, yang diduga menjadi Tim Sukses pasangan calon (paslon) nomor urut satu ini mengancam akan menagih paksa uang Rp 50 jutaan yang diberikan Said Abdullah kepada Kepala Desa di Pulau Gili. Ancaman itu akan direalisasikan Edi apabila sejumlah Kades tersebut tidak mendukung Busyro Karim.

“Saya yang akan menagih uang ke beberapa kepala desa untuk mengembalikan, bila tidak mendukung Busyro”. tandas Edi dengan suara lantang.

(im/fer).