Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM–Penyanyi dangdut Inul Daratista yang dilaporkan ke polisi olah Advokat Peduli Ulama dengan tuduhan pasal 310, 311 KUHP dan UU ITE pasal 28 karena dianggap telah menghina ulama, akhirnya angkat bicara.

Inul Daratista memberi klarifikasi dalam akun Instagram @inul.d yang sudah terverifikasi, Rabu (29/3/2017), terkait penggunaan kalimat sorban. Menurutnya, sorban tidak selalu identik dengan ulama. “Jadi sorban itu tidak identik dengan ulama ya teman-teman. Tak ada kaitannya dengan status keulamaan. Semoga tidak salah menerima ya,” terangnya.

Berikut lengkapnya klarifikasi Inul Daratista:

Bismillah;

Yuk baca sama-sama kayaknya sudah cukup marahnya ya. Sorban dan jubah (gamis) bukanlah pakaian Islam, tapi pakaian tradisi Arab. Di Arab Saudi, bukan hanya ulama atau tokoh agama yang memakai sorban, tapi mulai presiden, menteri, sopir taksi, resepsion hotel, penjaga toko banyak yang memakai sorban.

Hal ini ternyata juga disepakati dua tokoh ulama kita, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Mustofa Ya’qub dan KH Mustafa Bisri atau Gus Mus. Bahwa sorban dan jubah bukanlah baju muslim. Bahkan dengan nada kelakar, kedua kiai ini menyebutkan bahwa Abu Jahal dan Abu Lahab juga memakai sorban dan jubah, tapi keduanya itu merupakan tokoh yang memusuhi Islam.

Saya juga sepakat, apalagi yang berpendapat itu juga para ulama. Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada ulama yang memakai sorban, bahwa sorban memang sekedar pakaian tradisi Arab. Bukan identik dg ulama.

Kalo ada yang berpendapat bahwa sorban identik dengan ulama, itu sangat berlebihan. Justru saya menduga mereka punya niat tidak baik. Bahkan bisa dikategorikan merendahkan ulama. Karena yang disebut ulama itu karena ilmu agamanya, ibadahnya, fatwanya, kharismatiknya karena ilmu agamanya yang diatas rata2, bukan sekedar sorbannya.

Kalau sekedar pakai sorban disebut ulama, bagaimana dengan banyaknya artis yang sering pake sorban saat nyanyi. Lihatlah Ungu, St12 atau Gigi, yang sering nyanyi religi di bulan ramadhan memakai sorban dan menghibur masyrakat.

Tidak hanya itu, ada film gadis berkalung sorban. Apakah ini juga ulama? Apakah film ini juga dianggap menista ulama? Tentu tidak. Karena sorban adalah pakaian tradisi Arab

Mari kita belajar pinter. Jadilah anak bangsa yang baik yang bisa menjaga negara kesatuan Republik Indonesia dengan akal budi pekerti yang baik.

Terima kasih sudah menghujat saya. Ini adalah ilmu buat saya agar lebih pintar lagi dalam belajar. Belajar bagaimana mencintai Indonesia dengan segenap jiwaraga saya dari orang yang tidak mengerti akan arti berdemokrasi yang baik, apapun itu saya sayang kalian semua.

Jadi sorban itu tidak identik dengan ulama ya teman-teman tidak ada kaitannya dengan status ke-ulama-an semoga tidak salah menerima ya. Sudah cukup ya, maturnuwun.

Perlu diketahui, awal masalah bermula saat Inul Daratista mengunggah fotonya bersama Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) di akun Instagram-nya. Unggahan itu berbuntut panjang sampai Inul dilaporkan ke polisi pada 27 Maret lalu. Inul dianggap melanggar UU ITE akibat komentarnya.

Advokat Peduli Ulama, Dahlia Zein menilai postingan Inul merupakan bentuk penghinaan terhadap ulama. Dalam postingannya, Inul menyebut ‘ada orang bersorban tapi malah melakukan Skype sex’.

Inul Daratista dilaporkan dengan pasal 310, 311 KUHP dan UU ITE pasal 28. Dahlia belum minta klarifikasi terhadap Inul, namun mereka ingin penjelasan Inul disampaikan saja di hadapan polisi.

[LICOM]