Ini Alasan Mahasiswa Desak Bupati Copot Direktur PT WUS

0
987
Aktivis FAMS saat demo Pemkab meminta Bupati Sumenep A.Busyro Karim pecat Direktur PT WUS/Istimewa

Sumenep, Maduraexpose.com- Belakangan ini kisruh dana partisipating interest (PI) migas kembali menguap dan menjadi tranding topic setelah BPK RI melakukan audit .Bahkan dalam waktu dekat, Direktur PT WUS akan dipanggil untuk dimintai keterangan

Beberapa waktu lalu tepatnya hari Senin 9 Juni 2014, Front Aksi Mahasiswa Sumenep (Fam’s) kembali berunjuk rasa ke Kantor Bupati Sumenep mendesak Busyro Karim segera mencopot jabatan Sitrul Arsy sebagai Direktur PT WUS (Wira Usaha Sumekar) yang dinilai tidak maksimal mengelola aset milik BUMD setempat.

FAMS juga membeberkan kinerja mantan anggota DPRD Sumenep itu dalam menggerakkan keuangan daerah yang disalurkan lewat pengelolaan SPBU dan perbengkelan.

”Ini adalah indikasi bahwa Direkturnya tidak mampu mengelola perusahaan”, terang Mohammad Ahzmi, koordinator aksi saat itu didepan kantor Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dibawah kendali Sitrul Arsy, lanjut Hazmi, keberadaan PT WUS dinilai tidak menyumbang kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), meski perusahaan tersebut sering mendapat suntikan modal dari APBD. Ia melihat, realitas yang ada sangat bertolak belakang dengan semangat didirikannya PT WUS.

“Harusnya Bupati Busyro Karim, selaku pemegang saham utama melakukan evaluasi kembali terhadap managemen PT WUS yang ‘gagal’ menjalankan usaha dengan maksimal. Copot saja direkturnya dan cari yang jauh lebih mampu dan profesional”, tandasnya.

Saat itu, mahasiswa sempat melakukan audiensi dengan Sitrul Arsy selaku Direktur PT WUS meminta adanya transparansi keuangan perusahaan milik BUMD tersebut.
Diwawancarai sejumlah awak media, pria asal Kecamatan Ganding itu menepis jika perusahaan yang dipimpinnya tidak memberikan kontribusi jelas ke PAD.

”Soal kontribusi ke PAD, jelas ada. Cuma kalau mengenai berapanya kami tidak bisa menyebutkan karena harus ada data,” dalih Sitrul Arsy, Direktur PT WUS Sumenep kepada awak media, usai audiensi dengan mahasiswa saat itu.

(FER/BBS/ME)