Ismail,SHi alias Bang Mail saat mengunjungi salah satu pengrajin batik di Desa Larangan Badung, Pamekasan, Madura. Miggu 8 Mei 2016./Istimewa
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE—Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail,SHi meminta pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk benar-benar memperjuangkan nasib pengrajin batik di kota Gerbang Salam Pamekasan dengan cara memberikan konsep dan planing market secara berkelanjutan.

“Pemkab harus hadir dan bersungguh-sungguh dalam upaya mensejahterakan nasib para pengrajin batik di Pamekasan. Salah satu yang dbisa dilakukan pemerintah daerah dengan membuat konsep dan planing market secara berkelanjutan,” terang Ismail, SHI, Ketua Komisi I DPRD usai mengunjungi pengrajin batik di Desa Larangan Badung, Pamekasan, Madura, Minggu 8 Mei 2016.

Bang Mail belajar membatik di Desa Larangan Badung, Pamekasan, Madura, Jawa Timur
Bang Mail belajar membatik di Desa Larangan Badung, Pamekasan, Madura, Jawa Timur

Ditambahkan Bang Mail (panggilan akrab Ismail) potensi batik di Kabupaten Pamekasan merupakan aset daerah yang bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Perlunya konsep dan planning market menjadi sangat penting, agar tidak terjadi pasang surut yang menggerus perekonomian masyarakat kecil, terutama para pengrajin batik yang saat ini terus bergairah menghasil karya terbaik mereka.

“Sekali lagi saya tekankan, Pemkab harus buat Konsep dan planning market secara berkelanjutan. Pemerintah harus hadir, karena tugas utama pemerintah adalah pelayanan dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. [Ferry Arbania]