Hutan Wisata Mangrove Lombok (Dok.MaduraExpose.com)
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

LEMBAR – Pulau Lombok gak pernah ada habisnya. Mengapa demikian dibilang begitu, karena setiap detik ada saja destinasi-destinasi yang bermunculan ke permukaan. Sejumalah remaja mendatangi sebuah tempat yang dulunya gak begitu mainstream dan sekarang menjadi buruan para pencinta jalan-jalan baik dalam maupun dari luar Pulau Lombok.

Bagi sebagian besar warna hijau selalu bisa mendatangakan letupan-letupan kebahagiaan dan ketenangan. Oleh karena itu setiap sedang dalam cuaca hati yang kacau balau, saya biasanya mencari tempat-tempat hijau seperti misalnya hutan untuk dikunjungi sebagai obat penenang. Seperti suatu hari perjalanan yang saya lakukan bersama seorang teman ke hutan mangrove tepatnya Hutan Ekowisata Mangrove yang ada di Lombok

“Sejak tempat ini diposting di sosial media, hutan mangrove ini dicari-cari oleh banyak orang termasuk kami sendiri,” sebut sinta sintia.

Ekowisata Magrove Lembar, salah satu destinasi wisata Lombok yang berada di Kampung Orong Bukal, Dusun Pasanggaran, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Dengan sepeda motor menempuh perjalanan dari Kota Mataram – Gerung – Lembar – Pantai Cemara. Tidak susah untuk menemukan lokasi hutan wisata mangrove ini. Ikuti saja penunjuk jalan menuju Pantai Cemara. Ikuti arah papan petunjuk ini kemudian kita akan sampai di sebuah pertigaan sebelum menuju ke Pantai Cemara, belok kanan dan melewati kantor Polisi Laut, kemudian masuk lah ke gang kecil di kiri jalan dekat kantor tersebut.

“Gak disangka, ternyata hutan mangrove ini gak kalah dengan hutan mangrove di tempat lain yang sudah saya explore. Detik demi detik saya menikmati moment-moment indah duduk di perahu kecil sambil menikmati kesejukan hutan mangrove di sore ini,ditengah gerimis air hujan” sebut sinta salah seorang pengunjung perempuan 24 tahun saat ditemuai dilokasi hutan magrov kemarin sabtu (27/05).

HotNews:  Busyro Lengser, Tiket PKB "Ditangan" Unais Ali Hisyam

kayu yang membentang di area hutan mangrove ini, sambung sinta, jembatan kayu ini merupakan spot favorit untuk berfoto para pengunjung yang datang yang sebelumnya banyak saya lihat diunggah oleh netizen di media sosial. Jembatan kayu ini merupakan trek di atas air payau yang kira-kira panjangnya sekitar 259 meter.

Sembari berjalan mengitari hutan mangrove melewati trek jembatan, beberapa kali sejumlah pengunjung akan ditawari untuk naik sampan. Di hutan mangrove ini memang terdapat sejumlah warga yang menawarkan cara lain untuk menikmati hutan wisata ini yaitu dengan berkeliling naik sampan. Sampan-sampan ini memang disewakan bagi para pengunjung yang ingin menjelajah ke dalam hutan magrove.

Hutan Wisata Mangrove Lombok (Dok.MaduraExpose.com)

Hutan wisata mangrove pulau Lombok menambah daftar destinasi wisata di Bumi Sasak ini. Semoga pemerintah setempat serius dalam menjaga dan melestarikan hutan mangrove yang selain memiliki nilai keindahan, hutan mangrove juga memiliki banyak manfaat bagi ekosistem di sekitarnya.

“Gak hanya pemerintah setempat, kita juga harus bersama-sama menjaga dan jangan sampai merusak apa yang Allah sudah ciptakan,” terangnya.

untuk biaya Tiket masuk cukup memyar uang parkir Rp.2.000- Sewa perahu sekitar Rp.15 .000 per orang keliling spot objek foto hutan mangrove. (Boim/Ferry)
Kirim Beritamu Lewat Email Redaksi: MaduraExposeNews@gmail.com
.