Temu wartawan sebelum adanya pergantian Kabag Humas Raisul Kawim ke Abdul Halim/MaduraExpose.com
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Sejak pergantian Kabag Humas DPRD Sumenep yang sebelumnya dipegang Raisul Kawim, namun sejak Januari 2017 lalu, yang bersangkutan diganti posisinya oleh R.Abd.Halim yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Adanya pergantian Kabag Humas DPRD Sumenep ini tampaknya menimbukan berbagai keresahan, diantaranya adanya keluhan dari kalangan media online yang merasa dianak tirikan, terutama dalam posting anggaran yang berkaitan dengan publikasi. Alasan yang dilakukan pihak Humas terkesan mengada-ada, karena dinilai tidak sesuai dengan pada peniliaian tingkat pembaca terhadap media tertentu yang sudah diakomodir melalui anggaran yang ada.

“Banyak keluhan dari rekan-rekan media online, kalau Humas DPRD Sumenep yang baru ini diduga sengaja menciptakan ketimpangan dalam mengakomodir dana publikasi. Artinya, ada ketimpangan yang justru mengkerdilkan media online. Harusnya, anggaran publikasikan tidak menumpuk pada media cetak.Apalagi oplahnya minim,” ungkap Imam Arifin, Direktur Forum Analisis dan Advokasi Anggaran (FA-3) Sumenep kepada Maduraexpose.com, Selasa (21/3/2017).

Wartawan Sumenep saat melaporkan Kabag Humas soal anggaran publikasi media yang tidak merata. (Dok. MaduraExpose.Com]

Sementara itu Asyik, salah satu staf di Humas DPRD Sumenep, saat dikonfirmasi dikantornya tidak menampik adanya perbedaan mencolok terkait jatah iklan antara media online dengan cetak, yang belakangan ini mulai dikeluhkan kalangan awak media.

“(Media itu kok sampai Rp 4 Juta?) Karena itu media cetak ,” ujarnya singkat saat ditemui diruang Humas DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa Sore. [Ferry]