Hadi Purwanto Berjoang dan Bergerilya Untuk Menangkan Nasib Golkar itu Seperti Jenderal Sudirman yang pernah Perang Gerilya sampai ke ujung Pacitan pula.
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Surabaya,(Policeline.co)–H. Hadi Purwanto di Magetan dan Ngawi makin kesohor, ia siang malam dan “berdarah-darah” mencari suara Golkar agar kembali berkumpul sejuk di bawah naungan Pohon Beringin nan rindang ini seperti pada masa beberapa dekade, kemarin.

Caleg PG No 2 di dapil 9 itu, dengan wilayah kerja Ngawi, Magetan, Trenggalek, Ponorogo dan Pacitan ini yang dulu merupakan lumbung suara Golkar, khusus Ngawi dan Magetan adalah sarangnya sehingga Hadi blusukan tanpa kenal waktu untuk menangguk suara 45 – 50 ribu meski pada Pileg 2014 kemarin, di sekitar 9.800-an suara dengan dominasi perolehan di daerah Magetan dan Ngawi.

“Saya dan saudara-saudara relawan, betul-betul blusukan dari desa ke desa, seperti Gerilyanya Jenderal Sudirman sampai Pacitan itu, untuk menjalin kembali tali seduluran yang sesuai suara Rakyat suara Golkar ini difaktualkan kembali ke dalam suasana familiarship bersama Beringinnya Golkar agar tingkat kesejahteraan Rakyat naik lagi dan terus membaik, maju kompak dengan keluarga besar Golkar.

Hadi pun merasa optimis jika dirinya akan bisa dapat kursi sendiri sebagai tambahan yang signifikan di dapilnya meski ada beberapa anggota Dewan yang maju nyaleg kembali di dapil ini.

“Jujur para caleg yang sudah duduk di DPRD Jatim ini maju kembali, ini menjadi tantangan dan dorongan buat saya supaya lebih tepat dalam menyerap aspirasi Rakyat Mataraman ini yang sesungguhnya bagi saya bukanlah orang lain. Khususnya, kalangan keluarga di Ngawi, Magetan sampai Pacitan itu, “ungkap Hadi Purwanto, saat bertemu di Surabaya seusai Kampanye Akbar Golkar yang menganjurkan agar Golkar Jatim rebut 2 kursi perdapil.

Kalaulah kita, anjang ke Ngawi sampai Pacitan akan tampak bilboard besar gambarnya H. Hadi Purwanto Caleg DPRD Jatim dari PG.

Ia berpenampilan sederhana, terbuka ini di kalangan Muslimat dan berbagai ponpes maupun komunitas pengajian itu cukup populer sehingga beberapa tokoh formal maupun informal di daerah tersebut, siap membantu memenangkan dirinya.

“Sungguh suatu amanah besar bila dipercaya masyarakat luas yang masih junjung budaya Mataraman ini, insyaa Allah saya perhatikan dan hormati, ” pungkas Hadi Purwanto, sembari tersenyum penuh harap, supaya para sedulur Mataraman itu mencoblosnya semua ke Caleg PG dapil 9 No. 2.(ME.@@).