Unais Ali Hisyam, Ex Anggota DPR RI dari Fraksi PKB yang juga pengasuh Pondok Pesantren Aswaja, Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa Timur. (Foto: Ferry Arbania/maduraexpose.com)
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Sumenep, Maduraexpose.com- Ex anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH.Unais Ali Hisyam sempat diperhitungkan sebagai kandidat paling ‘berbahaya’ bagi kalangan sesama parpol yang berambisi mencalonkan diri, termasuk dari petahana, A.Busyro Karim yang kini masih menjabat sebagai Bupati Sumenep berpasangan dengan Soengkono Sidik sebagai Wakil Bupati Priode 2010-2015.

“Alasan ana (saya:bahasa Arab, Red) mundur karena belum mendapat restu dari keluarga besar di Ambunten”, ujar Unais Ali Hisyam dihubungi Maduraexpose.com melalui telpon genggamnya, Rabu 22 Juli 2015.

Sejak awal keinginan Unais untuk maju, diakuinya bukan nafsu kekuasaan, melainkan berbagai pertimbangan, sekaligus dukungan dari sejumlah tokoh kiai, tokoh masyarakat, dan masyarakat dari berbagai kalangan.

“Awalnya saya sudah mantapkan hati, namun saya bilang kepada para pendukung kami, supaya menunggu ‘suara’ dulu dari para sepuh yang sudah seperti orang tua saya”, imbuhnya.

Ditanya siapa gerangan yang dianggap sebagai orang tua dalam menentukan restu atas pencalonannya, Unais menjelaskan, beliau adalah pamannya sendiri.

“Beliau KH.Thoifur bilang ke saya, sebaiknya, untuk saat ini jangan mencalonkan diri dulu. Saya tidak mungkin membantah, karena beliau sudah saya anggap sebagai orang tua saya sendiri. Maklum Unais sudah nggak punya kedua orang tua”, lanjutnya.

Di desak apa alasan KH.Thoifur tidak berkenan atas pencalonannya saat ini, Unais Hisyam mengakui, jika pertimbangan yang dilakukan pamamnya tersebut berdasarkan hasil istikhoro’.

“Kalau sudah jawaban beliau, maka saya tidak bisa lagi berkutik dan tidak mungkin lagi memperdebatkan apakah itu rasional atau tidak. Intinya, saya sangat sami’na wa atho’na sama paman saya yang sekaligus orang tua saya kiai Thoifur”, pungkasnya.

Sayangnya, Unais belum memberikan kepastian, apakah dirinya akan mengusung KH.Busyro Karim yang juga kader PKB, pasca dirinya mundur dari pencalonan, ataukah punya pilihan lain diluar itu.

HotNews:  Laut Esktreme, 2 Warga Sumenep Dikabarkan Tewas Digulung Ombak

“Saya bukan pengurus DPC PKB Sumenep Mas. No Comment lah”, timpalnya dengan sesekali menggunakan percakapan bahasa arab yang sangat kental.

Ferry Arbania