Madura Expose, Sumenep– Tak seperti biasanya, disaat warga di Kepulauan Sapudi menantikan uluran tangan Pemerintah Daerah, justru Bupatinya tak terlihat diantara para korban gempa.

Padahal, dihari yang penuh duka ini, banyak sekali pejabat penting seperti Pakde Karwo dan Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Lantas kemana Bupati Sumenep A.Busyro Karim?

Usut punya usut, ternyata Bupati Sumenep lebih memilih mendanpingi Ketua Penggerak PKK, yakni Nurfitriana yang tak lain istrinya yang saat ini tercatat sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jawa Timur.

Dilansir dari media online, Bupati Sumenep dan Nurfitriana tiba di Kecamatan Ganding sekira pukul 09.00WIB. Mantan Ketua DPRD dua priode ini dalam rangka menghadiri acara Rapat konsultasi tim penggerak PKK kecamatan se-Kabupaten Sumenep.Hadir juga Nurfitriana,istri Bupati Caleg DPRD provinsi Jawa Timur.

Acara ini terkesan dipaksakan, karena beberapa hari sebelumnya, mendapat ancaman penolakan dari sejumlah elemen, salah satunya dari Gerakan Pemberdayaan Masyarskat Desa (GPMD).

Sementara diluar tenda yang teduh, jauh dari hiruk pikuk keramaian, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi tengah berbaur dengan para korban gempa non jauh di Pulau Sapudi.
Gempa bumi itu mengoyak ratusan rumah warga dengan kekuatan 4,8 Skala Richter mengguncang Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis dini hari.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, didampingi Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen, bersama unsur lainnya turun langsung ke korban gempa di Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Kamis (11/10/2018).

Rombongan Wabup dan Kapolres berkayar mengikuti kapal KM Dharma Kartika dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Kapal berangkat sekitar pukul 08.30 WIB. Diperkirakan tiba di Pulau Sapudi, perjalanan normal pukul 10.30 WIB.

“Kami bergerak cepat ke lokasi agar korban gempa tertangani dengan baik,” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

HotNews:  Menjelajahi Komplek Bangunan Kuno Jejak Kejayaan PT Garam Sumenep

(pmc/sap/fer/ajm)