Duet Hebat Duet AF-MH, diyakini akan menangkan Pilkada Sumenep 2015 dengan menyatukan dua kekuatan dahsyat antara daratan dan kepulauan (Ist/MaduraExpose.com)

Sumenep, (MaduraExpose.com)- Meski tak sedahsyat popularitas Achmad Fauzi, kehadiran sosok Moh.Hosni, tokoh Pemuda asal  Kepulauan diharapakan sejumlah kalangan bisa menyatukan suara kepulauan dan daratan yang selama ini seolah-olah terjadi skat yang sangat jauh dari keduanya.

Harapan itu disampaikan oleh Muhlis Aditya, fungsionaris dari LSM Peta bidang Pengembangan dan strategi politik pemuda dalam menempatkan diri sebaik mungkin sebagai pilar kebangkitan. Ia juga menukil syair dari penyair Arab Hasan Al-Bana yang mengatakan, dalam setiap kebangkitan, Pemuda adalah rahasia kekuatannya. dalam setiap fikrah, Pemuda adalah Pengibar Panji-panjinya.

“Sepanjang sejarah, pemuda selalu di garda depan melawan pemerintahan yang dholim. Dalam pengamatan kita sepanjang sejarah, pemuda yang sehat pemikirannya, senantiasa ingin menjadi penggerak dan pencetak perdaban. Seperti obsesi Achmad Fauzi dan Moh Hosni yang ingin membangun daratan dan kepulauan secara merata, tanpa ada yang dianak tirikan”, ujarnya.

Hal ini sejalan dengan apa yang pernah disampaikan oleh Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Sumenep, seperti diberitakan di MaduraExpose.com pada edisi sebelumnya, Achmad Fauzi maupun Muh.Hosni sama-sama memiliki keberanian dan semangat muda dalam membangun Sumenep jauh lebih baik.

“Bukan jamannya lagi memandang Pemuda dari sisi negatif secara membabi buta. Jujur saya tidak suka dengan orang-orang yang suka memandang kemampuan pemuda sebelah mata. Justru yang tua-tua ini perlu dipertanyakan, kok baru sekarang mereka semua berambisi ingin menjadi kepala daerah. Waktu muda mereka kemana? Harusnya pemuda inilah yang harus memimpin Sumenep jauh labih baik”, imbuhnya.

Muhlis menambahkan, kebangkitan suatu peradaban tidak terlepas dari peran pemuda. Tolok ukurnya bukan sekedar dilihat dari munculnya Sumpah Pemuda di tanah air. Lebih dari itu, lanjut Muhlis, peran pemuda dalam menentukan arah kebijakan dalam mendukung reformasi birokrasi lebih memungkinkan dilihat dari sisi keberanian dan pengalaman yang dimiliki.

“Dalam sejarah peradaban, pemuda merupakan rahasia kebangkitan dan pengibar panji-panji kemenangan. Maka peradaban Indonesia akan bangkit dengan pemuda sebagai tonggak kebangkitannya” imbuhnya.

Ia juga bilang, pemimpin Sumenep baru nantinya, diharapkan mampu membangun posisi menentukan dalam mengawal perjalanan roda pemerintahan di Kabupaten Sumenep lebih profesional.

“Ibarat komunitas, pemimpin yang produktif dan cakap, lebih memungkinkan untuk menggerakkan pemuda Sumenep dalam mengembangkan dan membangkitkan kreativitas mereka hingga menemukan titik keberhasilan, Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur “, imbuhnya.

Tak hanya itu, Muhlis juga memberikan alternatif pilihan dalam Pilkada Sumenep nanti agar secepatnya mengambil langkah, apakah akan maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Sumenep atau tetap nekat menjadi Cawabup mendampingi petahana.

“Kalau Pak Fauzi berkenan maju menjadi Cabup, akan labih afdol kalau menggandeng Cawabupnya dari kepulauan seperti Muh.Husni pengusaha BBM jenis solar di pulau Kangean. Segera istikhoro dan kalau hasilnya memuaskan, silahkan bentuk tim pemenangan Achmad Fauzi – Muh Hosni (AF-MH) “, tantangnya.

(Lis/Fer)