IST/NET
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM–Govi warga Desa Lalangon, Kecamatan Manding, Sumenep Jawa Timur menjadi korban penipuan.

Govi dijanjikan oleh salah seorang pria berinisial A yang mengaku sebagai cucu mantan Bupati Sumenep Sumarum untuk menjadi petugas di Bandara Juanda Surabaya. Tidak hanya itu, A mengaku mempunyai kedekatan emosional dengan Kepala Bandara Surabaya.

“Karena mengaku cucu mantan Bupati dan dekat dengan Kepala Bandara Surabaya kami percaya,” kata Keponakan korban, Asmoni, saat dikonfirmasi Jum’at, 10 Maret 2017.

Dikatakan, saat kerumah korban A beberapa bulan lalu, korban dimintai uang sebesar Rp7,5 juta untuk bisa masuk sebagai pegawai di Bandara Juanda Surabaya. Karena korban dijanjikan tidak harus mengikuti tes sebagaimana rekrutmen pegawai perkantoran.

Karena korban dan keluarganya percaya, dengan senang hati dan bangga memenuhi permintaan itu. “Katanya uang itu akan diberikan kepada Kepala Bandara,” jelasnya.

Tidak lama kemudian, korban diberikan seragam berupa sepatu, baju dan celana yang mirip seperti petugas di Bandara. Saat itu korban diminta untuk pergi ke Surabaya karena tidak lama lagi bisa menjalankan aktivitas yang dijanjikan. “Jum’at malam minggu lalu kami berangkat ke Surabaya,” jelasnya.

Setibanya di Surabaya, korban dijemput di Bandara Juanda oleh pelaku. Namun, saat itu korban disuruh tinggal di rumah kos sambil menunggu keluarnya id card. Namun, setelah empat hari tidak kunjung ada kabar, korban berinisiatif untuk menanyakan kapan dirinya bisa mulai bekerja.

“Ternyata ketika dicari ditempat tinggalnya pelaku sudah tidak ada, bahkan saat ditanya kepada isterinya tidak tahu menahu,” ungkapnya.

Saat ini A diketahui tinggal di daerah Surabaya. Namun, pasca melalukan penipuan, dikabarkan melarikan diri. “Yang menjadi korban tiga orang, semuanya dari Sumenep. Malam ini saya ke Surabaya untuk menjemput keponaan saya,” tegas Asmoni. [J88/Fer]