Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Bintara Pembina Desa (Babinsa) memang dikenal aktif dalam mendampingi petani di wilayah binaannya. TNI-AD bekerja sama dengan Kementerian Pertanian telah menandatangani nota kesepahaman pada 7 Januari 2015 lalu. Melalui MoU itu, sekitar 50.000 personel Babinsa di Indonesia digerakkan membantu kelompok tani.

Sebagai wujud pendampingan nyata seperti yang dilakukan oleh Serda M. Umar Babinsa Desa Nyapar, anggota Koramil 0827/12 Dasuk, yang mana saat ini sedang membantu menanam padi dilahan milik Bapak Muh. Monir bertempat di Dusun Nyapar, Desa Nyapar, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Sabtu, (6/1/2018).

Babinsa Dasuk Serda M. Umar menjelaskan bahwa senjak diteken oleh kedua pentolan institusi masing-masing pada waktu itu maka seluruh Satkowil dalam hal ini Kodim, untuk anggota Babinsa wajib mendampingi petani.

Pendampingan pertanian oleh Satkowil (Satuan Komando Wilayah) atau Kodim yang diimplementasikan dilapangan tidaklain guna mendukung program pemerintah berkaitan dengan realisasi swasembada pangan nasional.
“imbuh Serda M. Umar”.

Sejak dilibatkannya TNI (Babinsa) di bidang pertanian dalam program Upsus untuk mencapai ketahanan pangan yang maksimal maka banyak petani yang merasa terbantu dan berhasil dalam bertani. Tidak hanya itu saja , dengan turunnya anggota Babinsa tersebut kesawah semua mekanisme yang berhubungan dengan pertanian juga berjalan tertib dan lancar. Contoh tentang pupuk, benih, obat-obatan serta harga gabah dipasaran juga stabil.

Bapak Muh. Monir salah satu anggota Poktan menyampaikan banyak trima kasih atas motivasi dan dukungan dari Bapak Babinsa dan PPL yang mana selama ini mereka selalu aktif terjun langsung di lapangan, semoga petani didesa Nyapar, Kecamatan Dasuk khususnya bisa berhasil dan tambah meningkat hasil panen pada tahun ini”, ngkapnya.

(sur/fer)