Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Sumenep (MaduraExpose.com)– Saat ini musim panen padi sudah tiba, para petani mulai sibuk memanen padi-padi mereka, persawahan kian rame karena secara otomatis aktivitas kesawah akan lebih padat dibanding hari-hari biasanya. selain sibuk memanen padi-padi mereka, sebagian keluarganya juga sibuk dirumah untuk menjemur padi mereka. Senin, (26/3/2018).

Sebagai seorang petani yang di tunggu adalah pada waktu musim panen tiba, itu yang di rasakan oleh Bapak Abd Rahem salah satu seorang petani padi yang tergabung di Poktan (kelompok Tani) “Mahkota”, asal Dusun Sampirongkang Timur Desa Tamidung Kecamatan Batang-batang yang tersenyum bahagia ketika pada saat panen dibantu oleh Praka A. Zaini Babinsa Tamidung anggota Koramil 0827/14 Batang-batang.

Dikatakan oleh Praka A. Zaini kepada Pak Rahem bahwa Kementerian Pertanian optimistis bahwa Bangsa Indonesia akan mampu menjaga swasembada beras secara berkelanjutan. Pihaknya menargetkan luas tanam padi pada musim Okmar 2018 tahun ini lebih tinggi dibanding periode tahun sebelumnya. “ungkapnya”.

Dari hasil data yang diperoleh Babinsa Praka A. Zaini bahwa dengan luas hamparan tanaman padi 0,250 Ha yang dimiliki Bapak Abd. Rahem menghasilkan gabah 6 kw/kg dengan provitas 4 jenis varietas Zerang. “Kami yakin produksi padi 2018 jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya dan mampu menjaga swasembada secara berkelanjutan, harapan kita semua Bangsa kita tidak impor beras lagi,” kata Babisna.

Sementara, Pak Rahem sendiri menyampaikan sebelum musim panen tiba memang serangan hama yang mengganggu produksi jauh di bawah batas toleransi, hanya sebesar lima persen dari luas areal tanam padi saya. Harapan saya semoga panen kami kali ini tetap melimpah meski harus berbagi dengan tikus dan hama-hama lainya. Ini nanti setelah selesai masa panen padi dan musim dan cuaca bersahabat kami menyambung dengan tanaman padi. “tutup Rahem”.

(sur/fer)