Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE–Danramil 0827/09 Pragaan Kapten Inf. Ahmad Muher bersama Batuud Serka Abd. Salam dan anggota Babinsa lainya menghadiri kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi pencegahan Narkoba yang diselenggarakan oleh BNNK Sumenep di aula Kantor KUA kecamatan Pragaan kabupaten Sumenep, Madura Jawa – Timur, Selasa (11/10/2016)

Kegiatan ini juga dalam rangka koordinasi penguatan lembaga Rehabilitasi di Instansi Pemerintah tersebut, sehingga seluruh Instansi yang ada di wilayah Kecamatan Pragaan ikut Proaktif memberantas penyalahgunaan Narkoba dengan cara Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Pengedaran dengan mengedepankan rehabilitasi baik dengan cara rawat inap maupun rawat jalan sesuai tingkatan penelitian BNNK.

Pada tahun 2017 Puskesmas Pragaan sudah mempunyai ijin dan kewenangan menerima pasien korban penyalahgunaan Narkoba untuk. Mendapatkan perawatan rehabilitasi. Ungkap Bambang Sutrisno SE,MM, Kepala BNNK Sumenep.

Hadir juga dalam acara tersebut Camat Pragaan Drs R. Abd. Halim. M,HUM, Anggota Forpimka Pragaan lainya, Kasi Rehabilitasi. Satrawi Joyo. S, Kepala UPT Kesehatan. Isdiarto MKS dan tokoh Agama serta tokoh masyarakat Pragaan.‎
Sebagai pemateri utama dari team BNNK Sumenep adalah bapak Satrawi Joyo. S yang sehari-hari menjabat Kasie rehabilitasi BNNK Sumenep Dalam ceramahnya beliau mengatakan Narkoba sudah sangat membahayakan masyarakat Indonesia dan bahkan pemerintah menyatakan Indonesia “Darurat Narkoba” karena penyalah gunaan Narkoba sudah menyasar pada semua kalangan, dari pelajar, pejabat, artis bahkan masyarakat biasa yang berada di pelosok desa.
Jika hal ini tidak segera di cegah dan diatasi maka sangat membahayakan bagi kedaulatan sebuah Negara.

“Untuk itu saya mengajak semua yang hadir di sisni terutama adik-adik para pemuda penerus perjuangan bangsa, untuk menjauhi dari Narkoba apapun jenisnya, karena Narkoba akan merusak tubuh kita baik secara fisik maupun psikis, sebab orang yang sudah kecanduan Narkoba akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan Narkoba dan pilihan pemakai Narkoba di dunia ini ada 3, yaitu ditangkap polisi/petugas lainya, menyerahkan diri untuk direhabilitasi ataupun mati karena over dosis Narkoba.

Maka untuk itu jangan sekali-kali mencoba untuk memakai Narkoba dan apabila sudah terlanjur jangan segan – segan untuk berhenti dan mau melakukan rehabilitasi.” Demikian mengatakan dalam akhir ceramahnya.