Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Sumenep – Pengenalan sekaligus sosialisasi tanam padi sistem jarwo (jajar legwo) menjadi andalan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep untuk memperkuat produktifitas pertanian ditengah-tengah semakin menyempitnya lahan pertanian di Kabupaten Sumenep kususnya Kecamatan Guluk-Guluk, pelaksanaan Temu ‎Lapang Petani dan Temu Wicara Sepuluh Poktan Pelaksana Gelar Lapang InovasiPertanian (GLIP) Berbasis Padi‎ bertempat di kelompok tani Wanita ” Kasiah Ibu ” dan dipimpin oleh Ibu Kamila ini berlokasi di Desa Beragung Kecamatan Guluk-Guluk. Senin (22/5/2017).

Dalam acara ini dihadiri Kadistan Kab. Sumenep Ir. Bambang Hariyanto M.Si, Kepala Litbang Pusat Pertanian Prof. Dr. Suyatno, Camat Guluk-Guluk Drs. Sutrisno M,Si, Danramil 0827/07 Guluk-Guluk Kapten Arh. Sapto Waluyo, Kapolsek Guluk_-Guluk Ipda Sutrisno, Kepala UPT Pertanian Guluk-Guluk dan Kepala UPT Pertanian Lenteng‎

” Inovasi Sistim tanam padi Jajar legowo yang di terapkan di Desa pada awalnya hanya terdapat 5 ha, akan samapai saat ini sudah meningkat menjadi 115 ha dan di tahun 2017 sudah terdapat 10 kelompok tani yang berhasil dengan menggunakan sistim pertanian Jajar Legowo, sehingga keberhasilan itu mendapat apresiasi dari Bapak Joko Widodo Presiden RI “. Kata Ir. Tini Sumiati.‎

Di tahun 2007 Kelompok wanita tani ” Kasih Ibu ” awalnya hanya menanam, Padi, Jagung dan tembakau serta rata-rata anggotanya mutu pendidikan sangat rendah, namun pada tahun 2015 atas bimbingan dari kepala UPT Pertanian pada saat itu Bapak suryadi maka Kelompok Tani Wanita ” Kasih Ibu ” bisa berkembang dan bisa dikatakan sukses yaitu akhir tahun 2016 dengan menggunakan sistim pertanian Jajar Legowo Super dan memanfaatkan pupuk organik dapat mendapatkan panen yang sangat memuaskan atau sukses. Ungkap Kamila. Ketua Kelompok Tani Wanita Kasih Ibu.‎

HotNews:  Serobot Lahan Perhutani, Proyek Lingkar Utara Sumenep Dihentikan Paksa

Tambah Kamila “Banyak alternatif-alternatif yang mempengaruhi proses meningkatnya produksi padi, mulai dari penggunaan bibit unggul, pemupukan yang tepat sasaran, pengairan yang tepat dan pengendalian hama penyakit. Pada saat ini ,ada cara yang bisa di tempuh oleh petani dalam proses meningkatkan produksi padi ,salah satu yang bisa di pilih yaitu dengan cara tanam padi dengan sistem jajar legowo,”.‎

Penerapan sistem tanam jajar legowo akan memberikan hasil maksimal dengan memperhatikan arah barisan tanaman dan arah datangnya sinar matahari. Lajur barisan tanaman dibuat menghadap arah matahari terbit ,agar seluruh barisan tanaman pinggir dapat memperoleh intensitas sinar matahari yang optimum ,dengan demikian tidak ada barisan tanaman terutama tanaman pinggir yang terhalangi oleh tanaman lain dalam mendapatkan sinar matahari.

‎Kapten Arh Sapto Waluyo menyampaikan kondisi lahan pertanian yang ada di wilayah Kecamatan Guluk-Guluk kususnya Desa Beragung dari tahun ke tahun kian menyempit, sebagian sudah beralih fungsi menjadi pemukiman penduduk atau perumahan, Untuk itu, setiap jengkal tanah yang ada di Kecamatan Guluk-Guluk ini harus benar-benar diupayakan efektif dan efisien untuk mengembangkan tanam kususnya padi, agar produktifitas pertanian tetap terjaga dan swasembada pangan bisa tercapai. [Purnomo/Arbania]