Kantor Polda Jatim (Foto: Ferry Arbania/MaduraExpose.com)
http://www.policeline.co/

https://www.maduraexpose.com/news/surabaya/surabaya-expose/

Surabaya (MaduraExpose.com)- Setelah menunggu selama kurang lebih 6 bulan setelah dilaporkan, akhirnya Tim Penyidik Pidkor Polda Jawa Timur memeriksa sejumlah pejabat penting yang berkaitann dengan dugaan kasus pajak bumi dan bangunan gratis
dengan terlapor Bupati Sumenep A.Busyro Karim pada awal 2015 silam dan Kepala Dinas Pendapatan dan pengelolaan keuangan dan asset daerah (DPPKA) Kabupaten Sumenep, Didik Untung Samsidi.

Namun pemeriksaan hari ini dilakukan kepada pejabat lain berinisial RM, yang diduga kuat punya andil dalam realisasi dugaan pajak bumi dan bangunan gratis sebagai kompensasi janji politik pasangan A.Busyro Karimm – Soengkono Sidik (Abussidik) pada Pilkada Sumenep 2010 silam.

Namun sayang, ketika MaduraExpose.com hendak meminta ijin kepihak Div Humas Polada Jatim untuk melakukan konfirmasi terkait pemeriksaan pejabat penting dilingkungan Pemkab Sumenep tersebut malah petugas yang diruangan itu terdiri dari tiga Polwan mengaku tidak tau dan terheran-heran jika ada kasus PBB gratis, termasuk adanya jadwal pemeriksaan pejabat Sumenep.

Tak hanya tiga Polwan ini yang keheranan, salah satu perwira (identitas disemunyikan redaksi) di Ruang Div Humas Polda Jatim tampak terheran-heran jika ada kasus PBB gratis, termasuk pemanggilan pejabat dari Pemkab Sumenep hari ini. Bahkan perwira ini sempat memperlihatkan Blackberry miliknya yang berisi jadwal sejumlah agenda pemeriksaan atau penanganan kasus-kasus penting yang tengah ditangani pihak penyidik Polda Jawa Timur, Kamis 2 Juli 2015.

“Nama kasusnya opo Mas. Coba liat ini, nggak ada toh yang sampean maksud (jadwal pemeriksaan ) pejabat Pemkab Sumenep”, ujarnya kepada MaduraExpose.com.

Akhirnya kami berinisiatif untuk menghubungi Kombes Pol Raden Argo Yuono SIK, MSI yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Timur melalui ponsel pribadinya.

MaduraExpose.com: Mohon petunjuk Ndan, saya mau wawancara terkait pemeriksaan pejabat Sumenep terkait (;laporan) pajak bumi dan bangunan (PBB) gratis (dengan terlapor) Bupati Sumenep.

Kabid Humas Polda Jatim: Waduh, saya sedang acara seminar FGD, jadwal sampai buka puasa di Hotel Inna.

Maduraexpose.com: Siap Pak, mohon dibantu via email terkait hasil pemeriksaan saksi.

Kabid Humas Polda Jatim: Saya cek dulu kss (kasusnya).

Sementara RM, sekitra pukul 10 siang mengaku juga didalam (ruang penyidik) setelah melalui SMS pribadinya mengakui jika dirinya didalam ()ruang pemeriksaan penyidik Pidkor Polda Jawa Timur.

Sebelumnya, kasus dugaan penggratisan program Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) gratis di Kabupaten Sumenep ke Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jawa Timur, dengan terlapor Bupati Sumenep Busyro Karim dan Kepala Dinas Pendapatan dan pengelolaan keuangan dan asset daerah (DPPKA) Kabupaten Sumenep (Didik Untung Samsidi) .

Atas dugaan penyelewengan inilah kerugian negara di taksir mencapai 4 Miliar tiap tahunnya.

“ PBB gratis diduga sengaja dilakukan dengan berbagai modus, misalnya pada tahun 2011 menggunakan modus dan modus menggunakan Dana Alokasi Khusus (ADD).

Informasi terpercaya di Polda Jatim menyebutkan, RM diperiksa oleh Kanit AKP Muallimin. Namun yang bersangkutan tidak merespon saat dikonfirmasi via SMS.

(dsb/fer)


loading...