Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

keluarga-korban-tuntut-polisi-korban-lakalantas Ratusan keluarga dan famili Hadiri menunggui korban di Puskesmas Ganding sambil berteriak-teriak meminta agar oknum polisi yang di duga melakukan kekerasan di adili (Dok/MaduraExpose.com)

MaduraExpose.com- Hingga saat ini, kondisi Hadiri, yang diduga menjadi korban anggota Satlantas Polres Sumenep masih dalam kondisi pingsan saat dalam perawatan medis di Puskesmas Ganding.

“Jika dari hasil konservasi korban belum membaik dan tetap pingsang, terpaksa pasien ini kami rujuk ke RSDU Sumenep”, ujar dr Agus, yang berjaga dan melakukan pertolongan pertama terhadap korban di ruang UGD Puskesmas Ganding, Sumenep, Kamis (23/10/2014).

Pantauan MaduraExpose.com, hingga saat ini korban masih dalam keadaan kritis dan tak sadarkan diri. Tampak ratusan keluarga dan famili korban berjaga-jaga di memenuhi ruangan Puskesmas.

Sementara istri korban terus menangis histeris dan memaki-maki polisi yang diduga telah memukul suaminya hingga mengalami luka parah dibagian lengan kanan dan pecah pada kedua bibir korban.

Tampak darah kental masih melekat di tubuh korban.
Sekitar pukul 12.30 WIB korban langsung dilarikan ke RSUD Moh Anwar Sumemnep karena kondisinya semakin kritis.

Sementara, penyebab pingsannya Hadiri masih belum diketahui, karena menurut keluarga korban, berdasarkan kesaksian warga, korban dipukul dengan helm oleh oknum polisi yang tengah melakukan operasi.

Sementara dari pihak anggota Satlantas Polres Sumenep menepis tudinngan tersebut meski dengan memek dan intonasi yang sangat meragukan.
(mld/znr/fer)