MADURAEXPOSE.COM– Belum reda kisruh soal penyimpanan beres yang ditimbun di rumah saudara salah satu oknum, kini muncul desas desus dikalangan Kepala Desa di Kecamatan Guluk-Guluk, jika beras bantuan pemprov Jatim tersebut diduga tidak layak konsumsi.

Namun meskipun tidak layak konsumsi, seharusnya Bantuan Penprov tersebut malah di biar kan begitu saja. Dari hasil bidik maduraexpose.com, Kamis 12/10/2017 . Tepatnya pada jam 08:04 WIB tidak ada satupun petugas desa yang menjaga keberadaan beras yang di duga tak layak konsumsi tersebut.

Pasalnya, menurut salah satu BPD Guluk-guluk H Suudi telah meminta pada pihak yang menangani Bantuan Penprov itu secepatnya di ganti dengan yang lebih bagus.

“Ia saya memang meminta pada pihak yang mengatasi ini secepatnya di ganti dengan yang lebih bagus, sementara 64 sak yang sudah terlanjur di cairkan itu di tarik ulang”.

Terkait dengan keaman Beras Bersubsidi tersebut, Sutrisno Kapolsek Guluk-guluk menyampaikan bahwa diri mendapat informasi dari bapak Camat hal ini termasuk upaya keaman yang lebih ketat.
“Kata pak Camat demi keaman barang mas”.
Mendengar hal tersebut, Aparatur Desa Guluk-guluk H. Afif merasa terpukul karna sudah di lecehkan secara solidaritas kerja sudah di intimidasi sepahit itu. padahal bisa di bilang H afif adalah sesepuh balai desa guluk-guluk.

” Jika memang demi keaman kenapa kok tidak di letakkan di balai, berarti saat ini saya pribadi sudah tidak ada apa-apanya lagi, jujur saya merasa terpukul”, ucap H Afif dengan wajah geram.

Sementara Bapak Camat saat di konfirmasi apakah beras tersebut akan di pindah atau tidak, jawabannya tetap sama dengan tempo hari itu.

“Ada apa mas, maaf ya, saya sudah bilang saya sedang sakit, ngak bisa wawancara”, balas nya melalui via Whatsapp. (Ras/Fer)


loading...