Ilustrasi video mesum siswi madrasah/Istimewa
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE—Berawal dari beredarnya sebuah video mesum dikalangan masyarakat pada tahun 2013 silam, sebuah rumah milik pasangan suami-istri (Pasutri) berinisial SL dan BS di Dusun Kelampok, Desa Rombiya Timur, Kecamatan Ganding mnejadi korban pengeboman orang tak dikenal.

Sebelum rumah tersebut luluh lantak, beredar informasi dikalangan warga setempat, bahwa rumah yang dibom tersebut sering didatangi pasangan muda-mudi lain jenis yang tidak jelas asalnya. Rumah sederhana tersebut, konon sering dijadikan tempat mesum pasangan yang bukan muhrimnya dan sengaja dibiarkan oleh pemiliknya.

Warga juga mencurigai, dirumah itulah, pembuatan video mesum seorang siswi SMA Pesantren yang tak jauh dari rumah tersebut. Dari video mesum yang diambil menggunakan kamera ponsel dan telah beredar luas itu sangat mudah ditebak lokasi pembuatannya oleh warga sekitar.

Menurut keterangan Muhlis kepada wartawan saat itu, pengeboman rumah milik salah satu warga Dusun Klampok, Desa Rombiya Timur itu kemungkinan besar karena masayrakat terusik dengan peredaran video yang telah mencoreng nama salah satu SMA pesantren tak jauh dari desa setempat.

Gara-gara rumah dibom orang tak dikenal, pasutri SL dan SB kehilangan tempat tinggal karena semua kaca jendela hancur, atap rumah rusak berat dan bagian temboknya retak-retak akibat lemparan bom orang tak dikenal. Bahkan seorang tetangga rumah yang jadi sasaran bom itu ada yang pingsan. [tim/***]

HotNews:  Proyek Drainase Rp3,8 Miliar Bersumber Dari Dinas PUPRKP dan Cipta Karya Sumenep Disoal