Dua terpidana terorisme saat dimasukkan ke Lapas Klas II A Pamekasan, ,Madura, Jawa Timur pada Jumat 27 Maret 2015 silam. (KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN)
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE–Mengaku ada informasi ancaman dari salah satu narapidana (napi) teroris yang akan mengamuk di Lapas Kelas II Pamekasan, Madura, membuat jajara kepolisian setempat terpaksa memperketat penjagaan sejak kemarin.

Sebanyak satu regu kepolisian bersenjata lengkap disiagakan demi mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diianginkan. Pasukan aparat itu dipimpin Kasat Sabhara Polres Pamekasan.

“Seluruh unsur aparat keamanan kami libatkan,”ujar Kasat Sabhara Polres Pamekasan, AKP. Mustagfir kepada awak media di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Menurutnya, pengamanan ketat yang dilakukan itu setelah dirinya mendapat informasi adanya narapidana yang akan hendak mengamuk di sel tahanan. Mengantisipasi kemungkinan terburuk, pihaknya mengaku sudah menghubungi pihak Satbrimob Subden 3 Detasemen A Polda Jawa Timur agar bersiap siaga dan siap diluncurkan saat dibutuhkan mendadak dalam memback up pengamanan di Lapas Pamekasan.

Informasi yang beredar dikalangan wartawan menyebutkan, salah satu napi bernama Noaim mengancam akan mengamuk di Lapas, jika permintaannya untuk disediakan kamar khusus (saat istrinya berkunjung ke lapas) tidak dipenuhi. Namun hal ini belum ada konfirmasi atau keterangan pasti dari pihak kepolisian maupun dari pihak Lapas setempat. (Ferry/dbs/***)