http://www.policeline.co/

https://www.maduraexpose.com/news/surabaya/surabaya-expose/

Sri Sugeng Pujiatmiko, Komisioner Bawaslu Jatim Bidang Penindakan Dan Penyidikan. [Sumber foto:Istimewa]

MADURA EXPOSE.— Tak hanya kubu ZA-EVA yang meradang dengan banyaknya indikasi kecurangan dan pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada Sumenep yang baru selesai digelar.

Bawaslu Jawa Timur pun mengantongi sejumlah data yang mengarah kepada adanya ketidak beresan dalam pelaksanaan Pilkada Sumenep dan Sitobondo, semisal pemilih ganda yang menjadi pembahasan serius di tubuh Badan Pengawas Pemilu Kepala Daerah Jawa Timur saat ini.

“Bawaslu Jatim menemukan adanya pemilih ganda di Sumenep dan Situbondo”, ungkap Sri Sugeng Pujiatmiko, Komisioner Bawaslu Jawa Timur kepada awak media di Surabaya.

Sugeng memastikan, kemungkinan pemilihan ulang dalam Pilkada Sumenep dan Situbondo tinggal menunggu hasil pembahasan di internal mereka. Kendati demikian, coblos ulang Pilkada itu hanya dilakukan di seluruh TPS yang terdapat pemilih ganda.

Temuan Bawaslu, lanjut Sugeng, terjadinya pemilih ganda dalam Pilkada Sumenep itu justru sengaja dilakukan oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sendiri.

Khusus di Situbondo, temuan Bawaslu di TPS 19 dan 20 Desa Wringinanom, dimana seorang ibu rumah tangga ketahuan menggunakan surat undangan model C6 yang nota bene milik orang lain untuk mencoblos lebih dari satu kali.

(dbs/fer/***)


loading...