Bara JP Ancam Seret Kasus SK CPNS K2 ke Jokowi

0
944
Nomor dua dari kanan: Asmuni Saleh, Ketua Bara JP Sumenep

Sumenep, MaduraExpose.com- Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA JP) mengaku sangat prihatin dengan kasus dugaan maladministrasi dalam penerbitan SK CPNS tenaga Honorer Kategori dua (K2) yang hingga saat ini beum diberikan kepada dua peserta yang sudah dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman yang diterbitkan disitus resmi http://cpns.menpan.go.id beberapa waktu lalu.

“Bara JP akan membawa kasus Luki Nurhidayat dan Hendri Kurniawan ke Presiden Jokowi Kami akan ke Jakarta juga dalam rangka untuk menemui Mentri Aparatur Negara”, ujar Asmuni Saleh, Ketua BARA JP Sumenep kepada MaduraExpose.com, 11 Juni 2015.

Diberitakan MaduraExpose.com sebelumnya, Hendri Kurniawan dan Luki Nurhidayat merupakan peserta tes CPNS yang dinyatakan lulus oleh Menpan. Namun karena diduga tidak membayar sejumlah uang pelicin, SK dua orang tersebut dianulir paksa dengan alasan dipermasalahkan oeh salah satu LSM yang ketuanya diduga kuat mafia gadungan di Kota Sumenep.

Dua tenaga Honorer yang SK nya dianulir tersebut merupakan tenaga Honorer di SMPN 3 Sumenep dan nama mereka sudah tercantum dalam daftar tenaga honorer kategori II itu telah dinyatakan lulus seleksi CPNS tahun 2013 berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan Panselinas CPNS 2013 Jl.Jenderal Sudirman KAV.69 Jakarta Selatan.

“Dalam daftar tersebut ada 261 tenaga honorer kategori II yang dinyatakan lulus seleksi CPNS 2013. Tapi kami berdua malah tidak dapat SK dan sepertinya hendak dianulir. Saya sudah pertanyakan masalah ini ke BKD, tapi mereka ngasih jawaban ngawur”, ujar Hendri Kurniawan dan Luki Nurhidayat kepada MaduraExpose.com.

(fer)