http://www.policeline.co/

MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP–Pembangunan memang seharusnya membawa dampak positif untuk masyarakat. Namun, hal ini sepertinya belum bisa dirasakan bagi warga Dusun Saccang, RT 02 RW 03 guluk-gulukTengah Selatan.

Menurut Sabto Waluyo , Danramil Guluk-guluk, Rabu 04 Okt 2017, hal yang terlihat mengecewakan adalah saat pembangunan mengalami progress , mengapa beberapa titik jalan dusun Saccang ini sepertinya lebih cocok untuk pengguna motor trail?

“Mas, Jalan ini yang cocok untuk pengguna motor Trail”, Sambil nonton (Madura red) motornya karna takut terjatuh.

Sekitar 900 Miter Batu batu cadas, lubang terlihat jelas, walaupun tak sepanjang jalan tetapi ini terlihat sangat membahayakan. Apalagi jika posisi jalanan di sekitar arah yang menuju pondok pesantren Annuqayah perlu perjuangan dan konsentrasi untuk melewati jalan ini.

Tepatnya di Dusun Saccang Desa Guluk-guluk Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep terdapat Jalan kurang lebih 900 Meter tak tersentuh DD, faktanya kondisi jalan yang sudah lama dibuat dengan hasil swadaya masyarakat setempat pada tahun 2000 kenyataannya saat ini tak ada sentuhan sedikitpun dari Pemerintah Desa Guluk-guluk Kab. Sumenep.

Jalan desa tersebut merupakan akses jalan warga untuk beraktivitas diluar rumah, ironisnya apabila musim hujan kondisi jalannya berlumpur, becek dan licin sangat tidak layak untuk dilewati oleh pejalan kaki, apalagi dengan berkendara.

Rasyidi mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah Desa, menurutnya dengan adanya jalan yang sudah lama dibangun dibiarkan begitu saja, warga dusun saccang merasa terisolir.

“jalannya sudah lama dibangun tapi masih belum ada perbaikan, padahal jalan dibangun sendiri oleh masyarakat, apakah pemerintah tidak bisa melanjutkan pembangunan jalan ini, kami merasa dianaktirikan ?” tandasnya.

” beberapa hari lalu, bahkan hampir setiap saat saya selalu mengadukan kepada Aparatur Desa guna ada perbaikan jalan. tetapi, kata Aparatur Desa belum menganggarkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa untuk saat ini. mungkin, 2018 ini katanya. Imbuhnya.

Salah satu tokoh Pemuda ini menilai , ada kang kalikong yang di mainkan oleh aparatur Desa. Sebab dirinya melihat besarnya DD & ADD yang dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk Desa agar di gunakan pada segala hal yang menyangkut kebutuhan desa, namun menurutnya titik semua warga desa merasakan kenyamanan tersebut.

“Ini kebutuhan masyarakat yang biasanya diakomodir melalui RPJMDes dan dilakukan sesuai Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang sudah dibahas dalam Musrenbang desa, berarti untuk Dusun kami dari dulu memang belum pernah di bahas mungkin mas ” tandasnya.

Wail selalu Apatur Desa guluk-guluk menyampaikan sudah menganggarkan jalan tersebut untuk di kerjakan di bulan Mei 2018.

” itu kami anggarkan tahun 2018 sekitar bulan 06. team Tehnik akan Survei lokasinya”. Akunya.

Melihat keberadaan jalan tersebut, Babinsa Guluk-guluk Moh. Patis menyampaikan akan mengusulkan pada apatur desa setempat.

“Ya berangsur-angsur kita benahi , kalo kita hanya bisa sumbang saran pada apatur desa”,ucap babinsa guluk guluk ini pada awak media.

(ras/fer)


loading...