Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM--Aturan berpakaian formal, rapi dan sopan mungkin sudah menjadi kewajiban untuk semua orang yang bekerja di kantor dan berbagai instansi, tidak terkecuali di rumah sakit. Sayangnya, hal ini juga yang kemudian menjadi masalah untuk wanita Thailand bernama Parichat Chatsri.

Wanita 26 tahun yang berprofesi sebagai perawat ini justru diminta mengundurkan diri dari pekerjaannya di rumah sakit saat karena dianggap berpakaian tidak sopan dan semestinya. Masalah ini berawal ketika foto-foto pribadinya menyebar di akun Thai Nurse Lovers Association yang kemudian menarik perhatian banyak netizen.

Dalam foto tersbeut, Pang, panggilan akrabnya, mengenakan seragam putih yang pas di badan dengan rok yang pendek jauh di atas lutut. Banyak yang mengkritik caranya berpakaian. Beberapa mengatakan bahwa seragam yang ia pakai tidak layak, terlalu seksi dan “mengundang”.

Banyak juga yang bilang, dengan cara berpakaian yang seperti itu, ia telah mempermalukan profesi sebagai perawat. Meski mungkin masih cukup rapi, namun untuk standar kesopanan berpakaian di Thailand, ia sudah dianggap kelewatan. Dalam foto-fotonya pun, ia juga berpose seksi dan tidak selayaknya perawat yang baik.

Akhirnya Pang pun angkat bicara mengenai masalah ini. Ia mengatakan bahwa ia sudah menjelaskan kepada atasan di rumah sakit namun sepertinya pihak rumah sakit tidak ingin mengindahkan permohonannya.

“Aku memahami mereka, dan aku tak ingin hal ini jadi masalah besar. Jadi aku memutuskan untuk resign. Aku juga minta maaf pada Ikatan Keperawatan dan Bidan di Thailand. Aku tak ingin semua perawat dinilai sama karena apa yang saya lakukan,” ujarnya.

Pang pun sudah meminta maaf atas
tindakannya, ia pun berjanji memperbaiki diri ke depannya. Ia merasa ini adalah tanggung jawabnya untuk melindungi martabat rumah sakit sekaligus kehormatan profesi sebagai perawat. Wah, semoga hal ini bisa dijadikan pelajaran untuk banyak orang dalam memilih pakaian saat bekerja ya ladies.

(vem/feb)

HotNews:  Direktur Pendidikan Politik GPMD, Apresiasi Pencalonan HM Husni di Pilkada Sumenep