Muhaimin Iskandar, Ketum PKB/Istimewa
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Pernyatan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar yang mengancam tidak akan mendukung Presiden Joko Widodo pada pilpres 2019 jika tidak mencabut Permendikbud 23/2017 berlebihan dan tidak etis.

Begitu dikatakan Pengamat Politik, Karyono Wibowo dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (9/8).

Menurut dia, meski ada alasan terkait dengan Permendikbud 23/2017 yang mengatur tentang waktu belajar sekolah 5 hari/8 jam di sekolah yang diprotes oleh PKB, namun tidak sepantasnya Cak Imin mengumbar ancaman seperti itu.

“Masalah tersebut semestinya bisa dibicarakan dengan cara yang baik tanpa harus mengumbar pernyataan terbuka yang bernada ancaman yang diarahkan kepada Presiden Jokowi,” jelasnya.

PKB, kata Karyono lagi, memang punya hak untuk mencalonkan dan tidak mencalonkan Jokowi, namun pernyataan yang bernada ancaman tersebut justru bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap PKB sendiri.

“Publik bisa menilai PKB sebagai partai tukang gertak,” tandas peneliti senior Indonesia Public Institute (IPI) ini.

[sam]