Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Sumenep (maduraexpose.com)- Kegiatan pendampingan pengawalan pupuk bersubsidi itu dimaksudkan untuk mengawasi penyalurannya agar tepat pada sasaran dan sampai di tangan petani yang benar-benar berhak mendapatkan bantuan, sehingga tidak ada lagi penyelewengan bantuan pupuk subsidi. Jum’at, (24/11/2017).

Seperti yang dilakukan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serka Asmaun, dari anggota Koramil 20/Sapudi, Kodim 0827/Sumenep, ikut serta melakukan monitoring bongkar muat pupuk yang di angkutan oleh KMP .Dharma Kartika di bantu empat orang ABK kapal, untuk poktan yg ada di Desa Gayam, bertempat di Pelabuhan Gayam, Kecamatan Gayam, Kepulauan Sapudi.

Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep Letnan Kolonel Inf Budi Santosa, S. Sos, melalui Danramil 20/Sapudi Kapten Inf Eko Prayitno mengatakan bahwa, adanya pengawasan oleh Babinsa diharapkan untuk penyaluran pupuk terutama pada saat musim tanam yang akan datang harus tepat sasaran kepada petani sesuai alokasinya. “Kegiatan Babinsa itu, untuk mencegah apabila ada oknum-oknum yang berusaha berbuat curang dengan tindakan penimbunan maupun penyelewengan terhadap pupuk bersubsidi,” Tegas Danramil Sapudi.

Sementara itu pemilik kios UD.Biru Agen Bapak Yap Penghan Desa Gayam, Kepulauan Sapudi mengatakan bahwa, pihaknya selalu mematuhi prosedur tentang penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani Desa Gayam, Kecamatan Gayam khususny. Pihaknya hanya melayani kelompok tani sesuai tanggung jawab penyalurannya. “Jumlah alokasi dari distributor sudah disesuaikan dengan jumlah kebutuhan para petani atau kelompok tani”. Pungkas Yap Penghan.

(sur/)fer