Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE, SUMENEP– Ketua Aliansi Jurnalis Madura (AJM) Ferry Arbania mengagendakan rapat dengar pendapat (hearing) ke DPRD Sumenep terkait banyaknya persoalan yang menumpuk dibawah tanggung jawab BPJS Sumenep.

Hal itu disampaikan Ketua AJM usai melakukan forum klarifikasi dengan pihak RSUD dan BPJS Sumenep kemarina. Menurutnya, banyak kejanggalan yang ditemukan dilapangan, terutama yang menyangkut dengan pelayanan pasien yang terganjal dengan kendala tertentu yang diduga bisa merugikan masyarakat.

“Beberapa waktu lalu seorang pasien yang memerlukan operasi dua penyakit sekaligus, tapi tertolak dengan alasan proses klaimnya bisa sulit, meski hal itu dibantah oleh pihak BPJS,” ungkap Ferry yang juga mantan kontributor jaring radio Suara Surabaya dan Redaktur Memorandum Surabaya ini.

Pihaknya berharap, kehadiran AJM benar-benar menjadi kontrol bagi kebijakan pemerintah hingga bisa memberikan solusi terbaik untuk kepentingan masyarakat bawah.

“Tugas kita sebagai jurnalis tidak sekadar menulis berdasarkan selera perusahaan media masing-masing. Sesuai khittahnya adalah menyampaikan kebenaran yang bisa jadi sengaja disembunyikan oleh oknum tertentu, ” imbuhnya menyindir.

Pria yang pernah menjadi penyiar kondang di Radio Nada FM Sumenep ini berharap seluruh kegiatan jurnalistik AJM tidak sekadar menjadi penghibur.

“Termasuk soal kepastian anggaran di BPJS, lambannya proses klaim yang diajukan paihak rumah sakit juga harus lebih transparan. Solusinya adalah melalui hearing di DPRD dan pihak lainnya, ” tutupnya.

(sap/ajm)