Abdul Hadi, Ketua PAC PPP Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

MADURA EXPOSE—Abdul Hadi, Ketua PAC Partai Persatuan Pembangunan mendesak pimpinan dan elit PPP Pamekasan untuk tidak membela kader partai yang jelas-jelas berbuat asusila dan mencoreng nama baik partai dan masyarakat Pamekasan.

“Siapapun dia kader PPP yang telah mencoreng nama baik partai harus diberi sanksi tegas dan kalau perlu wajib dipecat. Kami para pengurus PAC mendesak Ketua DPC dan pimpinan parpol segera mengambil tindakan tegas”, ungkapnya kepada Madura Expose menyikapi makin maraknya kasus foto syur pria mirip IS, Ketua Komisi III DPRD dari Fraksi PPP Pamekasan.

Menurut Abdul Hadi, pimpinan PPP Pamekasan jangan sampai terpengaruh oleh pihak manapun hingga merasa sungkan bertindak tegas terhadap kader bermasalah dan telah mencoreng nama baik partai.

“Jika DPC PPP Pamekasan tidak segera mengambil tindakan tegas, maka yang akan hancur adalah partai karena tidak lagi dipercaya masayarakat Pamekasan”, imbuhnya.
Hadi juga mengancam akan menggelar aksi besar-besaran apabil pengurus DPC PPP Pamekasan tidak mendengarkan aspirasi dari pengurus di masing-masing kecamatan.

“Apapun alasannya, partai harus diselamatkan. Dan siapapun dia orangnya yang telah mencoreng nama baikn PPP harus diberi sanksi tegas hingga pemecatan. DPC harus tegas dan mendengarkan suara dari bawah. Jika ini diabaikan, kami akan menempuh cara lain”, imbuhnya.

Disinggung cara lain apa yang hendak ditempuh para pengurus PAC PPP Pamekasan, Dulhadi enggan membeberkan panjang lebar. Namun dirinya memberi sedikit bocoran, salah satu langkah lanjutan yang akan ditempuh yakni melaporkan kasus IS ke DPW PPP Jawa Timur.

“Kalau DPC PPP Pamekasan tidak tegas dan tidak mendengarkan aspirasi PAC, kami akan melaporkan semua ini ke DPW Jawa Timur”, ancamnya.