MADURA EXPOSE—Sebanyak 8.600 dari 14.000 anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sampai saat ini belum memiliki sertifikasi uji kompetensi wartawan (UKW) yang dikeluarkan dewan pers.

“Sampai akhir tahun ini, masih ada 8.600 wartawan anggota PWI belum memiliki sertifikasi UKW dari Dewan Pers. PWI Pusat akan terus mendorong mereka agar melakukan UKW pada 2016,” kata Sekjen PWI Pusat, Hedri CH Bangun ketika membuka Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Bengkulu, di Bengkulu, Minggu (27/12).

Ia mengatakan, anggota PWI ke depan wajib memiliki sertifikasi UKW yang dikeluarkan dewan pers. Sebab, ke depan bagi wartawan yang tidak memiliki sertifikasi UKW akan terhambat untuk melakukan tugas jurnalistik.

“Sekarang saja untuk menjadi meliput di Istana Negera dan DPR-RI harus wartawan yang memiliki sertifikasi UKW. Bagi redaksi yang menugaskan wartawannya meliput di Istana Negera dan DPR-RI tidak ada sertifikasi UKW tidak diterima dan minta diganti dengan wartawan yang sudah lulus UKW,” ujarnya.

Hal yang sama ke depan akan diterapkan oleh instansi pemerintah dan swasta lainnya. Karena itu, PWI Pusat ke depan akan memperbanyak kegiatan UKW baik di pusat maupun di daerah.

Dengan demikian, kata Hendri CH Bangun, ke depan seluruh anggota PWI sebanyak 14.000 orang suodah memiliki sertifikasi lulus UKW yang dikeluarkan oleh dewan pers.

“Kalau seluruh anggota PWI sudah bersertifikasi lulus UKW, maka mereka tidak kesulitan dalam menjalan tugas jurnalistiknya di lapangan,” ujarnya.

Sekjen PWI mengimbau kepada pengurus PWI di daerah agar memperbanyak kegiatan UKW pada tahun 2016, sehingga anggota PWI di daerah nantinya, seluruhnya sudah berseritifkasi lulus UKW baik anggota muda maupun dan utama.

Konferprov PWI

Pada bagian lain, Hendri CH bangun mengatakan, pada tahun 2015 ada 7 PWI Cabang yang menggelar konferprov untuk memiliki ketua dan pengurus baru masa bakti lima tahun ke depan.

Adapun 7 PWI Cabang yang menggelar konferprov tahun 2015, antara lain PWI Aceh, PWI Sulut, PWI NTT, PWI Bali dan PWI Bengkulu. “Saya berharap konferprov PWI Bengkulu dapat berjalan lancar dan menghasil ketua dan kepengurusan baru masa bakti lima tahun ke depan,” ujarnya.

Konferprov PWI Bengkulu yang berlangsung satu hari penuh berhasil memilih ketua baru, yakni Zacky Antony dari Harian Rakyat Bengkulu dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP), Sukatno (Harian Bengkulu Ekspress).

Dalam pemilihan Ketua PWI Bengkulu yang dilakukan melalui voting tertutup itu, Zacky Antoni mendapat 67 suara dan Meriyani 23 suara. Hal yang sama juga dilakukan dalam pemilihan Ketua DKP PWI Bengkulu.

Ketua DPK PWI Bengkulu terpilih mendapat dukungan dari anggota sebanyak 73 suara dan Riuslan mendapat 17 suara. Ketua DKP PWI Bengkulu sebelumnya Ketua PWI Bengkulu masa bakti 2010-2015.

[143/L-8/SP/***]