Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

SAMPANG-MADURA EXPOSE. Setelah sebelumnya mendekam di rumah tahanan, kini sebanyak tujuh terdakwa kasus dugaan korupsi dana pesangon tak lagi menjadi penghuni rumah tahanan (rutan) terhitung sejak Selasa 3 Maret 2016.

Pemindahan terdakwa dari rutan itu berdasarkan hasil putusan hakim pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) Surabaya setelah mereka menjalani tigal persidangan. Sebagai gantinya, anggota dewan priode 1999-2004 itu menjadi tahanan kota.

“Mulai tanggal 15 Maret 2016 ini, seluruh terdakwa berubah jadi tahanan kota. Tidak lagi di rutan berdasarkan putusan hakim pengadilan tipikor Surabaya”, terang Adhi Prabowo, Kepala Kejari Sampang, saat dikonfirmasi awak media kemarin.

Disinggung terkait pengalihan ruang penahanan dari rutan menjadi tahanan kota, Adhi mengaku tidak paham yang menjadi pertimbangan hakim yang mengabulkan permohonan para terdakwa kasus pesangon anggota DPRD Sampang tersebut.

Pengalihan dari rutan menjadi tahanan kota itu, lanjutnya, diputuskan oleh majelis hakim tipikor hingga sidang putusan. Kendati demikian, ke tujuh terdakwa tetap dilarang keluar wilayah Kabupaten sampang, kecuali untuk menghadiri persidangan di Surabaya.

[yud/fer]