Ilustrasi Seorang warga Syiah menangis saat harus di pindahkan dari tempat pengungsian di GOR Bulutangkis, Sampang, Madura, (20/6). Fatwa MUI yang mengatakan bahwa Syiah merupakan aliran sesat membuat ribuan santri dan warga mengusir warga Syiah dari Madura.(net)
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300


Madura Expose. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menghapus 224 orang dari DPT Pemilu Serentak 2019. Mereka yang dihapus merupakan warga Sampang penganut aliran Syiah dan saat ini tinggal  di pengungsian Rumah Susun Jemundo, Sidoarjo. 

Komisioner KPU Sampang pada Divisi Data dan Informasi, Addy Imansyah mengatakan mereka dicoret karena telah mengajukan pindah tempat pencoblosan ke KPU Sidoarjo.

Karena proses pindah coblos telah rampung, Addy mengatakan nama mereka pun harus dihapus dari DPT. Juga TPS khusus di pengungsian yang telah disiapkan KPU Sampang juga akan ditiadakan. 

Ilustrasi/net

Dengan begitu, jumlah TPS di Sampang yang sebelumnya berjumlah 3.692 umit, berkurang menjadi 3.691 TPS. Ini sudah termasuk  tambahan TPS di Rutan kelas II B Sampang. 

“TPS khusus di pengungsian kami coret karena sudah pindah coblos, sehingga kini menjadi kewenangan KPU Sidoarjo,” paparnya menjelaskan. (bem)

HotNews:  Romi Sebut Khofifah Ikut Rekomendasikan Haris sebagai Kakanwil Kemenag Jatim